PALEMBANG,HS – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumsel mencatat kinerja Jamkrida sumsel baik pada laporan RUPS ditahun 2016,

Hal ini diakui Direktur Utama Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta, usai mengelar rapat bersama Sekda sumsel rabu (24/5),

Menurutnya, pihaknya tadi mengelar rapat pertanggung jawaban kita dan disetujui untuk laporan tahun buku 2016.

“Ya, Tahun ini memberikan dividen kepada PAD,” ujarnya

Lanjutnya, Memang dividennya 50 persen dari total laba yang kita dapat sebesar Rp 567 juta.

“Sebagai perusahaan yang baru berjalan 3 tahun, hasil ini sudah cukup baik.” urainya

Atas kinerja tersebut, Jamkrida Sumsel bertekad akan terus meningkatkan raihan laba dan pembagian dividen kepada pemegang saham. Utamanya merealisasikan raihan laba perusahaan untuk tahun buku 2017 ini.

“Mudah-mudahan, laba di tahun 2017 bisa diatas Rp 1 miliar. Apalagi, hingga akhir April, raihan laba tahun berjalan sebesar Rp 975 juta,”ulasnya.

Tingginya, raihan dan potensi laba Jamkrida Sumsel tak lepas dari banyaknya kerjasama yang dilakukan Badan Usaha Milik Daerah tersebut.

“Banyak yang kerjasama menjaminkan kreditnya dengan Jamkrida Sumsel,”ungkap Askin.

Ia menambahkan, Seperti Bank Sumsel Babel, 2 unit koperasi milik Pemprov Sumsel, Koperasi di Dinas Pendidikan Prabumulih, BPR Pasar Palembang, hingga koperasi Cermat di Bank Sumsel Babel,”ungkapnya.

Sementara itu Plt Sekda Sumsel, Joko Imam Sentosa, mengatakan Jamkrida ini merupakan BUMD yang saham terbesarnya milik Pemprov Sumsel.

“Dan, dalam RUPS ini dilaporkan kinerja untuk tahun buku 2016 lalu,”jelas Joko.

Lanjut joko, Hasilnya sangat bagus, kedepannya agar kinerka Jamkrida Sumsel tetap ditingkatkan. Apalagi, sambungnya, provinsi Sumsel sedang menghadapi perkembangan yang luar biasa, utamanya dalam pembangunan.

Selain itu, banyaknya investor yang menanamkan investasinya di Bumi Sriwijaya ini juga merupakan peluang yang wajib digapai.

“Dalam laporan pertanggung jawaban trennya naik, dan kita akan dorong terus kinerjanya,”kata dia.

“Hadirnya para investor di Sumsel, berarti disini ada agenda besar, banyak pembangunan dan tentunya, banyak penyaluran kredit yang membutuhkan jaminan,” sambungnya

Karena itu, Jamkrida Sumsel terus diminta aktif mengambil peran dalam pembangunan.

“Melakukan sinergi semua stakeholder, semua kekuatan yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan asli daerah,” jelasnya (MDN)