Kader partai NasDem Ogan Ilir dibekali dengan pemenangan pemilu, mekanisme bakal calon legislatif, serta tupoksi saksi-saksi di TPS hingga di KPUD

INDERALAYA, HS – Ketua DPD NasDem, Ahmad Syafe’i menyebutkan kedepannya tantangan partai terbilang berat. Bagi kader partai yang berslogan restorasi perubahan ini tetap harus dijalani hingga menjadi partai pemenang pemilu

“Rakerda satu paket dengan pemenangan  Pemilu 2019. Lewat Rakerda, para kader partai akan dibekali dengan pemenangan pemilu, mekanisme bakal calon legislatif, serta tupoksi saksi-saksi di TPS hingga di KPUD,” ungkap Ahmad, beberapa waktu lalu.

Sambung Ahmad,  bagi kader Partai NasDem di Ogan Ilir yang nasionalis berkesempatan  mengikuti Akademi Bela Negara atau ABN.

“Satu orang kader akan dikirim ke ABN. Nantinya, para kader akan dibubuhi idealisme dan nasionalisme tentang cinta NKRI,” tukasnya.

Seirama dengan Ahmad Syafe’I, Sekretaris DPW Partai NasDem Sumsel H Hamzah Sya’ban  berpendapat tantangan NasDem. Guna menjadi partai pemenang pemilu tidaklah mudah, meski perolehan suara NasDem baru berkisar 7 persen. Dan, di Pemilu 2019 NasDem pun menargetkan 3 besar perolehan suara

“Paling tidak, masuk tiga besar. Makanya, target jumlah kursi di DPRD juga harus ditambah khususnya di kabupaten dan kota yang ada di wilayah Sumsel. Untuk Sumsel ada 113  kursi. kalau sekarang  ini di DPRD OI NasDem baru memiliki 7 kursi. Nah, Pemilu 2019 mendatang harus jadi 10 kursi,” dijelaskannya.

Lanjut Sya’ban, NasDem sangat berpeluang jadi partai pemenang pemilu meski, harus berhadapan dengan partai besar dan partai-partai  yang baru bermunculan

“Dari strategi hitungan-hitungan politik, Nasdem berpeluang namun strategi itu tak dapat di umbar kan ke muka publik. Jangan kan harus melawan partai baru, melawan partai yang sudah ada sekarang NasDem tidak gentar,” dia optimistis. (ARZ)