foto (ist)


PALEMBANG,HS – Usai menempuh perjalanan panjang selama hampir 15 jam, jemaah haji kloter 1 asal Lubuklinggau dan Ogan Komering Ulu Timur tiba di debarkasi Palembang, Senin (27/08/2018). Menggunakan Pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV5120, rombongan jemaah sebanyak 445 orang mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Palembang HM Alfajri Zabidi mengungkapkan, jemaah yang tiba ini dalam posisi tidak lengkap seperti saat keberangkatan. Dimana saat berangkat ke Tanah Suci, jemaah Kloter 1 berjumlah 447 orang. Namun ada satu jemaah yang meninggal di Arab Saudi.

Sementara satu jemaah lainnya tidak dapat langsung pulang karena dalam kondisi sedang sakit. Sehingga harus menjalani perawatan dan belum bisa kembali ke Tanah Air. Jemaah yang meninggal dari Kloter 1 adalah Siti Ngaisah Yayah asal Ogan Komering Ulu Timur. Almarhumah meninggal pada 7 Agustus 2018 di Mekkah. Sedangkan jemaah yang masih harus dirawat di Arab Saudi adalah Saidi Jahri Aji Amat asal Kota Lubuklinggau.

“Alhamdulillah jemaah haji kloter pertama sudah tiba di Palembang. Memang ini tidak lengkap seperti keberangkatan karena ada satu yang meninggal dan satu nya lagi sakit,” kata Alfajri, Senin 27 Agustus 2018.

Selain Siti Ngaisah, tujuh jemaah debarkasi lainnya juga meninggal dunia di Arab Saudi. Mereka adalah Budi Riyati (kloter 5), Tohet Kuris (kloter 3) dan Subadi Minto Semito (kloter 8). Kemudian Husni Thamrin Prabujaya (kloter 10), Nurdjanah Mahmud Husin (kloter 5), Pandak Candak Najidin (kloter 13), dan Gimin Wongso (kloter 5).

Musim haji tahun debarkasi Palembang memberangkatkan 8.207 jemaah. Rinciannya Sumatera Selatan 7.045 jemaah, Bangka Belitung 1.067, dan 95 petugas kloter.

“Terkait proses pemulangan jemaah, seluruh jamaah yang kembali ke Tanah Air akan diterima di Asrama Haji sebelum kembali ke daerah masing-masing,” jelas Humas PPIH Debarkasi Palembang Saefudin.

Di asrama haji, mereka akan mengikuti sejumlah proses penerimaan seperti laporan resmi petugas kloter kepada Ketua PPIH Debarkasi Palembang, pembagian paspor jemaah, dan pembagian air zam-zam sebanyak 5 liter per jemaah.