PALEMBANG,HS – Tim Triathlon Jepang I menjadi yang tercepat di kelas mixed team relay atau seri terakhir gelaran Asian Triathlon Championship (ASTC) 2017, Minggu (23/7/2017), di kompleks Jakabaring Sport City.

Furuya yang menjadi atlet terakhir berhasil menyentuh garis finish meninggalkan 21 peserta di belakangnya. Sebelumnya Furuya juga menjadi yang tercepat di kelas elite men.

Pada kelas mixed team relay Jepang yang diwakili atlet nya yaitu Yoko, Hosoda, Sega dan Furuya menjadi juara pertama dengan catatan waktu 01.30.38 menit.

Urutan kedua disusul tim Korsel yang diwakili atletnya Lee, Kim, Jeong dan Lee dengan catatan waktu 01.32.23 menit.

Sedangkan peringkat ketiga diraih tim China yang diwakili atletnya yaitu Liu, Wei, Liu C dan Chen dengan catatan waktu 01.33.34 menit.

Indonesia menurunkan empat atletnya yaitu Andi Ameera, Jamin, Desiana dan Ahlul. Indonesia sendiri untuk pertama kalinya mengikuti kelas mixed harus berada diurutan terakhir.

Jepang juga menjadi juara umum setelah berhasil mengumpulkan 6 medali emas, 5 medali perak dan 5 medali perunggu. Hongkong mendapatkan 1 emas, Korsel meraih 1 medali perak, China meraih 1 medali perak, 1 medali perunggu dan Taipei meraih 1 medali perak.

Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin mengakui selesainya tes even Triathlon maka Sumsel tinggal menggelar tes even sebanyak 10 kali lagi sesuai cabang olahraga yang dipertandingkan di kompleka Jakabaring Sport City.

“Kemungkinan tes even selanjutnya tidak banyak diikuti negara peserta Asian Games, karena tes even ini bersamaan dengan Asian Triathlon Championship, jadi tes even kedepannya tingkat nasional,” ujar dia.

Alex mengakui telah maksimal menggelar even ASTC serta bekerja optimal. Namun diakui masih banyak kekurangan dan akan dievaluasi untuk even sesungguhnya yaitu Asian Games.

“Masukan dan saran sudah kita terima, banyak kekurangan itulah namanya tes even karena akan diperbaiki,” ujar Alex.

Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI) sekaligus Ketua Indonesian Asian Games Organizing Committee (Inasgoc), Erick Thohir menjelaskan dengan dimulainya Asian Triathlon Championship sekaligus membuka tes even untuk cabang olahraga selanjutnya.

“Setelah ini akan disusul 42 tes even lainnya, pada Februari tahun depan akan dilaksanakan tes even serentak baik di Jakarta maupun di Palembang,” kata Erick.

Setelah melihat gelaran ASTC diakui pelaksanaan sudah berjalan baik, panitia yang dikerahkan juga sebagai panitia tes even dan belum dikerahkan tim panitia pusat.

Saat tes even keseluruhan, diharapkan seluruh atlet dari seluruh negara Asia bisa menginap di wisma atlet. Bahkan akan dipersiapkam akomodasi transportasi, makanan dan kebutuhan lainnya.

“Fasilitas yang dipakai pada Triathlon ini sementara bukan untuk Asian Games, saya juga mengucapkan terimakasih kepada pemprov Sumsel yang telah bekerja keras menyiapkan even ini,” ujarnya. (Rill MDN)