asxasxasxa

ALEPPO – Empat rumah sakit (RS) darurat dan bank darah di Aleppo, Suriah dibom oleh pesawat-pesawat jet tempur Rusia dan Suriah. Seorang bayi yang baru berumur dua hari ikut tewas dalam serangan di wilayah timur Aleppo ini.

Asosiasi Dokter Independen (IDA), sekelompok dokter Suriah yang mendukung operasional RS di Aleppo mengatakan serangan udara dilakukan oleh pesawat-pesawat tempur rezim Suriah dan Rusia.

Satu jam setelah setelah serangan udara pada Minggu dini hari, suplai oksigen untuk anak terputus. “Para dokter hanya bisa berteriak untuk rekan-rekan mereka agar berlindung dan melindungi bayi,” bunyi pernyataan IDA.

Menurut kelompok ini, tiga dari empat RS yang terkena serangan adalah RS anak-anak Al-Bayan, Al-Zahraa dan Al-Daqaq. “Sebagai hasil dari meningkatnya serangan udara yang terjadi terhadap fasilitas kesehatan di Aleppo oleh pesawat-pesawat tempur Suriah dan Rusia,” lanjut pernyataan IDA, seperti dikutip IB Times, Minggu (24/7/2016).

Delapan hari lalu, sebuah rumah sakit di kawasan Maadi timur juga jadi target pengeboman. Sejumlah pasien dan staf RS terluka.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa Suriah adalah tempat yang paling berbahaya bagi petugas kesehatan, di mana pada 2015 sekitar 135 serangan melanda RS dan pekerja.

Pemerintah Suriah dan Rusia yang dituduh melakukan serangan udara terhadap empat RS di Aleppo belum berkomentar. ( *)