Foto : Jonatan Christie (kiri) dan Anthony Sinisuka Ginting berfoto bersama para penggemar selepas laga eksebisi di GOR Dempo Jakabaring Sport City, Palembang, Minggu (24/11).

PALEMBANG,HS – Penampilan laga eksebisi antara Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di ajang Gubernur Sumatera Selatan Kejuaraan Nasional PBSI 2019 sukses menghipnotis lebih dari seribu pasang mata yang memadati GOR Dempo Jakabaring Sport City, Palembang, Minggu (24/11). Pada laga eksebisi kali ini, Jonatan mampu memetik kemenangan 21-18 di game pertama, sedangkan Anthony berhasil mengalahkan Jonatan pada game kedua dengan skor 21-16.

“Seru banget. Saya terakhir ke Palembang 2014 lalu, sudah hampir lima tahun. Penontonnya sangat antusias. Terima kasih untuk sambutannya yang meraih ini,” kata Anthony Sinisuka Ginting kepada Djarumbadminton.com.

“Pastinya terima kasih atas sambutan dan antusias yang luar biasa dari seluruh penonton yang memadati GOR ini. Saya pribadi senang sekali bisa ke Palembang lagi. Bisa nostalgia juga, karena dulu waktu masih remaja dan taruna, saya pernah main di sini dan berjuang di GOR ini untuk bisa seperti sampai sekarang. Semoga kemeriahan penonton ini bisa terus ramai sampai akhir,” ungkap Jonatan Christie menambahkan.

Meski tidak tampil secara penuh di ajang Gubernur Sumatera Selatan Kejuaraan Nasional PBSI 2019 ini, Jonatan tetap memberikan dukungan kepada para pebulutangkis yang berlaga untuk memperebutkan hasil terbaik dan tiket menuju Pelatnas PBSI.

“Kejurnas ini kan salah satu patokan bagi para pemain muda khususnya, untuk mencapai prestasi tertinggi di Indonesia. Apalagi Kejurnas ini ibarat finalnya super series. Dan menurut saya, yang dulu pernah berjuang juga di kejurnas, ini menjadi titik awal dimana kita menuju Pelatnas. Jadi memang harus maksimal sekali mainnya,”tutur Jonatan.

Setelah penampilan Jonatan dan Anthony, Gubernur Sumatera Selatan Kejuaraan Nasional PBSI 2019 ini masih akan menyuguhkan laga eksebisi lainnya. Diantaranya ada penampilan dari ganda putra peringkat satu dan dua dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawa/Mohammad Ahsan serta peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ‘Pengantin’ Olimpiade Barcelona 1992, Alan Budi Kusuma/Susy Susanti.