Kondisi kabel listrik milik PLN di wilayah Desa Suka Damai, Kecamatan Talang Ubi, yang membahayakan warga.

PALI, HS – Masyarakat Dusun 3, Desa Suka Damai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI dibuat was-was, lantaran kabel listrik sepanjang 2 km diduga dibiarkan menjuntai hampir ke tanah selama bertahun – tahun. Tepatnya sejak tahun 2012 lalu. Kondisi tersebut tidak terlepas dari kurangnya perhatian petugas PLN. Karena, sampai detik ini tidak ada tanda – tanda tindakan dari pihak PLN akan memperbaiki kabel listrik tersebut.

Akibatnya, masyarakat setempat merasa khawatir takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan, karena kondisi kabel tersebut masih aktif.

Dari hasil pantauan wartawan beberapa waktu lalu dan terakhir nampak masih tiang listrik yang hanya menggunakan tiang kayu dan bahkan kabelnya sudah ada yang menempel di tanah. Terlihat  tidak adanya pembersihan, hal ini sangatlah mengkhawatirkan warga sekitar.

Seperti yang diutarakan Romsah (39) warga Desa Suka Damai ketika dibincangi awak media baru-baru ini. Dirinya merasa takut, karena sewaktu-waktu bisa saja ada kabel yang mengelupas dan membahayakan warga yang melintas. Dirinya juga menyayangkan hingga detik ini tidak ada perhatian dari pihak PLN Pendopo.

“Coba adek lihat dewek kabel listrik itu tidak ada tiang, terus kabelnyo sudah menjuntai bahkan sampe tanah. Sudah itu dari PLN Pendopo belum ado tando-tando nak diperbaiki apolagi bagi anak -anak,” ujar Romsah.

Lebih parahnya lanjut Romsah, menghadapi musim hujan ini, kami takut ada kabel listrik yang sudah terbuka lalu menyentuh tanah, secara otomatis bakal membahayakan sekali.

“Memang selama ini belum ada korban jiwa akibat dari aliran api kabel tersebut, namun kita patut khawatir dengan persoalan ini yang juga belum kunjung di perbaiki. Kami berharap kedepannya PLN bisa segera turun ke lapangan untuk melihat kondisi ini yang sudah bertahun –  tahun lamanya,” tutupnya.

Terpisah itu, Ichsan manajer PLN Pendopo Cabang lahat ketika dihubungi Selasa (21/2) menuturkan pihaknya saat ini hanya bisa mengamankan agar kabel listrik tidak sampai menyentuh tanah.

Untuk tindakan lebih lanjut, pihaknya mengaku sudah mengajukan usulan ke PLN Cabang Lahat untuk membangun tiang listrik di sepanjang kabel tersebut.

“Nanti kita usulkan untuk penambahan tiangnya ke PLN Lahat. Namun, itu belum tahu kapan. Karena penambahan tiang cukup banyak sekitar 20 tiang, makanya harus diusulkan dulu,” bebernya.

Dirinya juga mengaku sudah menerima usulan dari warga setempat. “Kalo usulan dari desa tersebut sudah masuk ke PLN Pendopo, minimal saat ini kita amankan jangan sampe ke tanah seperti itu,” pungkasnya. (MAN)