PALEMBANG,HS – Aksi kejar-kejaran terjadi antara aparat Satlantas Polresta Palembang dengan dua remaja terjadi di Jalan HM Ryacudu, Seberang Ulu 1, Palembang, petang kemarin.

Dua remaja yang diketahui merupakan pelajar kelas 2 SMA di Kabupaten Ogan Ilir berinisal PU dan IA ini nekat kabur saat petugas yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas memberhentikan laju kendaraannya lantaran keduanya tak mengenakan helm.

Aksi kejar-kejaran itu terhenti setelah petugas lainnya menghadang laju kendaraan keduanya, sehingga petugas melakukan penggeledahan.

Belakangan diketahui, aksi nekat tersebut dilakukam bukan lantaran takut ditilang petugas, melainkan salah satu dari mereka saat itu membawa senjata tajam dibalik pinggangnya.

“Sajam itu, hanya untuk berjaga-jaga saja. Karena di tempat kami (Ogan Ilir) sekarang lagi rawan dengan aksi begal. Sumpah, bukan untuk kejahatan,” cetus PU ketika petugas mengintrogasinya di lokasi kejadian.

Menurut PU, kedatangannya ke Palembang sendiri untuk menemui kakak perempuannya yang indekos di kawasan Plaju.

“Rencananya mau ke kost kakak saya. Rupanya saat melintas, ada polisi. Kami kabur karena tidak punya SIM,” tuturnya.

Saat ini, kedua remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polresta Palembang. Polisi juga masih menyelidiki apakah kedua remaja itu pernah terlibat kasus kejahatan jalanan atau tidak.

“Gerak-gerik keduanya ini memang mencurigakan. Saat ditangkap, kita menemukan senjata tajam tersebut,” ujar Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Harris Batara.

Haris mengatakan, keduanya saat ini diserahkan ke Satreskrim Polresta Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Tidak lanjut akan dilakukan Satreskrim. Sudah kita serahkan kedua remaja itu berikut barang bukti senjata tajam dan sepeda motornya,” pungkasnya. (Rey)