Pelatih Kepala SFC, Widodo Cahyono Putro bersama Yo Hyun Koo saat konferensi pers usai bertanding menghadapi Mitra Kukar di Tenggarong, Minggu (9/10).

Pelatih Kepala SFC, Widodo Cahyono Putro bersama Yo Hyun Koo saat konferensi pers usai bertanding menghadapi Mitra Kukar di Tenggarong, Minggu (9/10).

PALEMBANG, HS – Usai Sriwijaya FC mengalami kekalahan telak di Palembang 0-4 melawan Bhayangkara FC, hasil negatif kembali diperoleh setelah ditaklukkan Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (9/10).

Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro menyebut jika pada dua laga yang dijalani Laskar Wong Kito terlihat kurangnya kreasi lini tengah yang bisa menghubungkan bola ke depan untuk dikonversi menjadi gol.

Adapun pemain yang biasanya memberikan aliran bola ke lini depan yakni mantan kapten timnas Indonesia, Firman Utina yang harus absen pada dua laga tersebut dikarenakan sedang menjalani kursus kepelatihan AFC. Sementara Ichsan Kurniawan yang tengah cidera, sempat memperkuat tim PON Sumsel dan timnas Indonesia.

“Kita harus akui, tanpa kehadiran Firman dan Ichsan di lini tengah, aliran bola ke depan menjadi terhambat dan membuat kita menjadi miskin kreasi,” ujarnya.

Meski anak asuhnya mengalami kekalahan, namun pelatih yang juga pernah menangani timnas ini mengapresiasi kerja keras pemainnya yang telah bekerja secara maksimal.

“Walaupun kami kalah, tapi pemain sudah bermain semaksimal mungkin, tapi kita tetap harus berfikir positif dan berupaya bangkit,” jelasnya.

Widodo tetap optimis jika Supardi Cs bisa bangkit kembali dan akan memenangkan laga selanjutnya, apalagi pemain yang selama ini menjadi tumpuan Laskar Wong Kito kemungkinan besar bisa diturunkan.

“Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain, akan tetapi hasilnya belum sesuai harapan. Kita tidak boleh menyerah dan akan terus berusaha meningkatkan motivasi pemain,” tuturnya. (AND)