Foto (Humas BPBD Sumsel)

PALEMBANG,HS – Kebakaran lahan di Provinsi Sumatera Selatan makin meluas. Hingga Ahad (4/8), kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di empat desa di wilayah Ogan Ilir, Sumsel mencapai kurang lebih 49 hektare.

Kebakaran lahan di wilayah Ogan Ilir ini meliputi Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan, kemudian Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, dan Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara.

“Ya, api ternyata masih menyala dan menjalar ke sejumlah desa. Saat ini luas lahan yang terbakar di empat desa itu kurang lebih 49 hektare,” ujar Ansori di Palembang.

Satgas Karhutla berjibaku memadamkan lahan yang terbakar di wilayah Ogan Ilir, Sumsel. Foto: dok. BPBD Sumsel
Dia menjelaskan, tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Sumatera Selatan baru bisa memadamkan sekitar 10 hektare dari seluruh areal yang terbakar. Menurut dia, petugas di lapangan mengalami kesulitan memadamkan api yang membakar lahan di desa-desa itu karena lokasinya susah dijangkau dan kebakaran terjadi di lahan gambut yang mayoritas ditumbuhi aren, purun, dan semak belukar.

Ia juga menambahkan, karena api tak kunjung padam, petugas yang bertugas di darat pada Sabtu mengerahkan dua unit helikopter waterboombing atau pengebom air untuk memadamkan api di area yang sulit dijangkau. Mengingat lahan yang terbakar merupakan lahan kosong dipenuhi semak belukar yang sulit dijangkau petugas.

“Saat melakukan pemadaman di area kebakaran, kami mengerahkan petugas baik dari darat dan udara,” ucap Ansori.

Meski kebakaran sudah mereda, lanjut dia, asapnya tidak langsung pergi, masih meliputi jalan lintas timur (Jalintim) Sumatera pada Sabtu sore. “Untuk saat ini kebakaran sudah bisa ditanggulangi, tinggal pembasahan area agar tidak ada api lagi yang menyala,” tutupnya