PALEMBANG,HS – Rencana Karnaval budaya dan panggung kebangsaan yang telah di programkan jauh hari oleh Pemuda NKRI terpaksa di batalkan atau di undur. Akibatnya, puluhan organisasi di bawah naungan Pemuda NKRI tersebut kecewa, dengan akhirnya memutuskan mengubah acara menjadi “Dialog Kebangsaan”.

Dikatakan Ketua Pelaksana acara, Ahmad Marzuki, mengingat berbagai alasan serta masukan dari berbagai pihak termasuk kepolisian mereka mengubah acara tersebut dengan penuh rasa kecewa.

“Pemuda NKRI menyesalkan tidak terjadinya atau menunda kegiatan karnaval dan panggung kebangsaan tersebut. Dari berbagai masukan dan pendapat, pemuda NKRI ‎dengan tidak mengurangi semangat kawan kawan di tanggal  24 tetap terlaksana acara Dialog Kebangsaan dengan lokasi masih dikoordinasikan.,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Husin, Sekretaris 1 Korcab PMII Sumsel, sebagai bagian dari OKP yang tergabung dalam pemuda NKRI, ia mengaku sangat kecewa dengan adanya kejadian ini. Sebab, kegiatan pemuda ini janganlah di politisir dan dibawa kepentingan politik ataupun birokrasi.

“Terus terang sangat sangat kecewa bila kegiatan ini tindak dilanjutkan, mesti tetap lanjut. Kalau isi kegiatan tidak masalah diganti. Kami berharap tidak ada intimidasi lagi di kegiatan kepemudaan kedepan karena‎ kita menjaga agar NKRI ini tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, Regen, tokoh pemuda Budha menambahkan bahwa pada dasarnya acara karnaval ini positif dan baik. Jadi cukup disayangkan jika dibatalkan karena ini juga sudah diprogram jauh hari.

“Tapi kami juga meyakini pemuda tetap akan berjuang supaya kegiatan ini dan kedepan tetap terlaksana. Tentunya besar harapan mendapatkan dukungan dari pihak pemerintah serta instansi terkait lainnya,” tutupnya (MDN)