PALEMBANG,HS – Juru bicara gugus tugas COVID-19 Sumsel, Yusri, mengatakan adapun 63 tambahan pasien positif baru itu dimulai dari kasus nomor 458-521, dan terdistribusi di tiga daerah. Yakni Ogan Ilir (14), Palembang (47), dan Ogan Komering Ilir (OKI) (2).

“63 tambahan kasus baru ini merupan orang terdekat dari pasien positif sebelumnya. Statusnya terpapar secara transmisi lokal, dan dalam rentang usia 2-64 tahun,” katanya, Minggu (17/5).

Kemudian, terdapat dua pasien psotof COVID-119 yang meninggal dunia. Yaitu pasien dengan nomor kasus 344 asal Banyuasin, dan 374 asal Palembang. Maka total pasien meninggal saat ini berjumlah 15 orang. Sementara yang sembuh masih berjumlah 73 orang.

“Meski dalam dua hari ini ada penambahan kasus meninggal, tapi untuk Sumsel jumlah itu masih dalam kategori batas normal atau 2,4 persen,” pungkasnya.

Selain itu, kata dia, terdapat pula 1.349 orang dalam pemantauan (ODP), 200 pasien dalam pengawasan (PDP), serta 1.581 sampel spesimen yang masih dalam proses pemeriksaan di BBLK Palembang.

Terkait kapasitas rumah sakit seiring dengan peningkatan jumlah kasus yang signifikan belakangan waktu terakhir ini, Yusri mengaku rumah sakit rujukan memiliki total kapasitas sekitar 400 bed. Jumlah itu pun belum terisi penuh.

Sebab, adapun pasien positif COVID-19 sebelumnya yang masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG) dan menjalani perawatan di rumah sakit, kini semuanya sudah dievakuasi untuk menjalani karantina di Wisma Atlet Jakabaring.

“Sejauh ini mengenai kapasitas rumah sakit dan tenaga kesehatan belum menjadi persoalan di Sumsel,” tutupnya (RN)