PALEMBANG,HS – Saat ini titik panas di Sumsel semakin banyak dan tercatat di bulan Agustus ini sudah ada 240 titik panas di Sumatra Selatan. Dimana rata-rata titik panas menyebar banyak di Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan Muara Enim.
Ketua Posko Media Satuan Tugas Kebakaran Lahan dan Hutan BPBD Sumatra Selatan, Ansori mengatakan, karena titik panas ini sudah mulai terdeteksi banyak di Sumsel, maka fokus dari pemerintah pusat dan daerah yakni berkonsentrasi pada pemadaman kebakaran lahan.
Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatra Selatan telah mengirimkan 11 helikopter ke Sumsel hingga saat ini.
“Sudah 11 unit helikopter yang diturunkan BNPB untuk pemadaman karhurla di Sumsel,” ujarnya
Adapun 11 unit helikopter itu memiliki tugas dan fungsi yang berbeda diantaranya 9 helikopter khusus water bombing 1 khusus patroli, dan 1 unit lagi bisa patroli dan waterbombing. Selain itu, juga ada bantuan 3 unit helikopter dari Sinar Mas yang difokuskan untuk waterbombing dan 1 lagi unit helikopter bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang juga difokuskan untuk pemadaman karhutla.
“Semuanya standby di Lanud Palembang, dan beroperasi sesuai dengan arahan dari Satgas Karhutla. Saat ini fokus kita di OKI, OI, Muba dan Muara Enim,” jelasnya.
Selain dari waterbombing, pihaknya juga terbantu upaya memadamkan karhutla dengan tehnik modifikasi cuaca. Selain hujan buatan membantu padamkan api di lahan yang terbakar, hujan buatan ini juga ikut dalam membasahi lahan yang kering dan gersang.
“Terlihat beberapa hari ini sudah turun hujan. Setidaknya membantu memadamkan api, namun memang dari pantauan kita masih terjadi kebakaran lahan, utamanya di OKI, OI, Muba dan Muara Enim,” tutupnya