Kondisi beton pembatas di Jembatan Enim III yang berantakan akibat diterobos pengguna jalan.

Kondisi beton pembatas di Jembatan Enim III yang berantakan akibat diterobos pengguna jalan.

MUARAENIM, HS – Beton pembatas jalan yang berisi cor semen yang dipasang oleh Dinas Bina Marga Kabupaten Muaraenim di Jembatan Enim III sebagai penanda tak boleh melintasnya angkutan berat, digeser oleh pengguna kendaraan pribadi.

Beberapa waktu lalu, kondisi tanah bagian bawah Jembatan Enim III amblas akibat tak kuat menahan kuatnya arus sungai karena hujan deras yang terjadi di Kabupaten Muaraenim. Jembatan Enim III saat ini masih dalam proses perencanaan perbaikan oleh Dinas Bina Marga Kabupaten Muaraenim untuk tahun 2017 mendatang.

Oleh karenanya, untuk sementara waktu, kendaraat berat dilarang melintas di atas Jembatan Enim III untuk mencegah semakin parahnya kondisi kerusakan pada konstruksi jembatan serta untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Zainuddin, (50) pedagang nasi di pangkal Jembatan Enim III, menuturnya dipasangnya cor beton pembatas, artinya jembatan dilarang dilalui. Namun nyatanya pengguna mobil pribadi berani menggeser beton yang terpasang.

“Lihat saja sendiri yang dipasang porak poranda. Kalau saya sarankan agar jembatan tersebut dibuatkan palangi besi dengan cara dilas jadi tidak akan mudah digeser para sopir yang hendak melintas,” ungkap Zainudin. (EDW)