PALEMBANG,HS – Miris dialami WL. Bocah berusia tujuh tahun yang tinggal di kawasan 5 Ulu, Seberang Ulu 1, Palembang ini harus mengalami memar setelah kepalanya dibenturkan ke pagar oleh YL,23, seorang Sales Promotion Girl (SPG) yang tak lain tetangganya sendiri.

Kejadian yang menimpa WL berlangsung Sabtu, 4 Januari 2017 sekitar pukul 17.00 WIB.

Awal sebelum kejadian, WL sedang bermain dengan keponakan terlapor. Setelah lama bermain, WL terlibat selisih paham dengan keponakan terlapor sehingga terjadi pertengkaran.

Rupanya, terlapor YL yang saat itu baru pulang dari bekerja mendengar keributan kedua anak-anak tersebut.

Diduga kesal, YL pun langsung keluar rumah mendatangi keponakannya yang terlibat selisih paham dengan korban. Namun bukannya melerai, terlapor justru menghampiri korban WL dan menjambaknya serta membenturkan kepala korban ke pagar kayu yang berada di lokasi kejadian, hingga mengalami memar.

“Anak saya pulang sambil menangis dengan memegang kepalanya. Saat saya tanya, anak saya bilang kalau kepalanya sudah dibenturkan terlapor ke pagar di depan rumah,” kata Lina,43, ibunda korban saat melapor ke Polresta Palembang, Senin (6/1).

Mendengar pengakuan anaknya itu, Lina pun mencoba menemui terlapor dengan maksud menanyakan perihal kejadian tersebut.

“Sempat saya tanya, tapi dia (telapor) justru menantang saya. Dia bilang silahkan laporkan ke polisi jika tidak suka perbuatannya,” terangnya.

Tak terima dengan hal itu, Lina bersama korban akhirnya terpaksa membuat laporan polisi.

“Jelas kami tidak terima. Saya saja tidak pernah memukul anak saya. Keributan anak saya dengan keponakan dia, bukan jadi alasan untuk menganiaya anak saya. Namanya juga anak-anak, kalau bertengkar saat main itu biasa. Kami berharap dia segera ditangkap,” tegasnya.

Dikonfirmasi terkait laporan itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede pun membenarkannya.

Menurut Maruly, laporan kirban sudah diterima dengan tanda bukti nomor LPB/312/II/2017/SPKT.

“Tentu akan ditindaklanjuti. Kita akan minta keterangan saksi dan melihat hasil visum dulu. Laporan ini akan ditamgan Unit PPA Polresta Palembang,” ujar Kasat. (Rey)