PALEMBANG,HS – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 5 Palembang, Zulfikri membenarkan pihaknya menarik biaya masuk sekolah bagi calon siswa. Bahkan, iuran tersebut telah terjadi setiap tahun saat penerimaan siswa baru.

Menurutnya, besaran biaya yang direncanakan untuk diberlakukan tahun ini sebesar Rp 1,2 juta. Semuanya dipergunakan untuk biaya seragam siswa baru, mulai dari jas, kostum olahraga, pakaian muslim, topi, dasi, termasuk biaya foto.

“Cuma Rp 1,2  juta, tidak benar ada Rp 1,9 juta atau Rp 2 juta itu. Itu untuk pakaian karena diseragamkan, tiap tahun memang ada,” ungkap Zulfikri di rumah dinas Gubernur Sumsel, Senin (10/7).

Ia mengatakan, Nominal tersebut, nominal itu masih berubah sesuai hasil kesepakatan dengan Komite Sekolah yang bakal digelar dalam rapat bersama 20 Juli 2017. Hanya saja, pihaknya telah menyampaikan kepada orangtua calon siswa sebagai gambaran awal biaya masuk sekolah.

“Dipublish secara resmi belum, jumlah kepastiannya belum ada, tapi kalo ada orangtua siswa nanya, kita jawab segitu. Tidak mungkin kita tutupi,” kata dia.

Terkait dengan permasalahan dihadapi Herman (42) yang nekat menawarkan ginjal untuk biaya masuk sekolah anaknya di SMK Negeri 5 Palembang, Zulfikri mengaku akan menggratiskan seluruh biaya jika memenuhi syarat, salah satunya keterangan miskin dari kelurahan.

“Pemerintah mencanangkan 20 persen dari dana komite untuk orang-orang yang benar-benar tidak mampu, nanti kita laksanakan,” pungkasnya.(MDN)