PALEMBANG,HS – Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMA tinggal hitungan hari lagi dilaksanakan serentak di Indonesia yang didahului dengan simulasi sebagai uji coba dan pengenalan bagi siswa peserta UNBK.
Namun tidak semua sekolah bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer karena ketiadaan dan keterbatasan sarana dan prasarana khususnya perangkat komputer. Salah satu diantaranya SMAN 20 Palembang. Meskipun ini tahun kelima pelaksanaan UNBK, SMAN 20 Palembang untuk yang kedua kalinya menumpang di sekolah lain lain.

Kepala SMAN 20 Palembang, Rozali melalui awak media Haluan Sumatera, Selasa 25 Februari 2020 mengatakan, ini tahun kedua ini pihaknya masih menumpang UNBK di SMKN 5 Palembang.

“Ini tahun kedua pihaknya menumpang untuk melaksanakan UNBK,” katanya

Ia juga mengatakan, tahun ini juga pihak siswa SMAN 20 menumpang di SMK 5 untuk pelaksanaan simulasi maupun UNBK.

“Tahun kemaren kami juga menumpang di SMK 5, karna belum mempunyai komputer,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tahun ini sekolah yang dipimpinnya itu masih menumpang dikarenakan masih banyak kekurangan komputer.

“Kita menumpang ini karena fasilitas SMAN 20 Palembang kurang memadai. Kita baru memiliki 35 komputer dan satu server sedangkan kebutuhan kita 70 samapi 80 komputer dan empat server,” ungkapnya.

Dirinya berharap, ke depannya pelaksanaan UNBK bisa lakukan secara mandiri di sekolah sendiri agar siswa tidak perlu berjalan jauh menuju lokasi ujian.

“Ke depan semoga SMAN 20 Palembang dapat melaksanakan UNBK secara Mandiri,” tutupnya