PALEMBANG,HS – Untuk kepala Kereta Linght Rail Transit (LRT) Kota Palembang Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menginginkan kereta untuk LRT lebih mancung.

Hal tersebut disampaikan oleh Alex Noedin di Griya Agung, Selasa (21/3).

“Ya, Coba agak muncungkan (kepalanya), jadi kelihatan canggih. Kalau sekarang seperti bis. Tolong dipanjangkan hidungnya biar kelihatan canggih walaupun buatan Madiun,” katanya

Lanjutnya, selain “hidung” kereta harus mancung, diharapkan PT INKA yang sebagai pembuat kereta LRT Palembang memberikan warna cerah di dalam kereta.

“Jadi INKA, saya minta kereta jangan mogok-mogokan, jangan bunyi nyetnyut nyetnyut, Keempat tampilkan warnanya yang cerah, warna merah atau biru itu cantik,” ungkapnya

Dia juga meminta, agar di dalam kereta harus nyaman sehingga penumpang bisa menikmati perjalanannya.

“Harus ber AC, kan gak lucu kalau masuk LRT kipas-kipas,” urainya

Sementara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro menerangkan setelah memberikan beberapa pilihan warna interior kereta, dipilihlah warna biru khusus untuk ruangan kereta.

“Warna dipilih oleh Pak Gubenur tetapi didukung semuanya, yang pasti interior warna biru, di luarnya disarankan agar tidak terlalu banyak corak,” tegasnya

Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Sumsel, Nasrum Umar menambahkan, warna interiori LRT biru dan warna ini sudah disetujui gubernur dan eksteriornya sederhana dan tidak mencolok.

“Jadi semua sudah sepakat dan tinggal dikerjakan,” ucapnya

Ia juga memastikan, Tarif LRT, akan di subsidi sehingga memenuhi kenyamanan dan rasa mampu dari masyarakat. Tapi untuk detailnya belum sebab masih perlu dibahas.

“Tentu ada stimulan dari kita bagi PT KAI sehingga harga tiket dapat ditekan dan terjangkau,” paparnya

Terkait progres Depo, Nasrum mengatakan, pembebasan lahan sudah selesai dan tidak ada masalah. Pasalnya, lahan sudah dilakukan konsiyansi di Pengadilan Negeri sehingga lahan tersebut sudah menjadi milik negara.

“Kalau untuk progress sudah 37 persen. Itu lebih maju 3 persen dari kurva perencanaan sehingga lebih maju dari perencanaan.” jelasnya (MDN)