PALEMBANG,HS – Ketua Komite Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palembang H Handry Pratama Putra, berharap Pemerintah Daerah untuk segera mengumumkan karantina wilayah bagi masyarakat Sumsel (Lockdown lokal), agar tidak ada lagi warga Sumsel yang terinfeksi covid-19.

Menurutnya, sebaliknga bahwa Sumsel harus melakukan lockdown lokal.

“Saya mengikuti perkembangan lockdown di beberapa daerah sudah ada 5 daerah yang karantina wilayah,” ujarnya.

“Sumsel sudah menutup pelabuhan ke kepulauan Bangka mulai besok (hari ini, Senin 30/3/2020). Sudah saatnya kita untuk karantina wilayah,” katanya.

Kepala daerah masing masing harus aware kepada masyarakatnya, sudah ada dua yang meninggal positif Korona sudah seharusnya dicari tahu yang berhubungan dengan kedua orang tersebut untuk dilakukan tindakan dan pengecekan.

“Jangan pernah menganggap ini masalah ringan, di bulan pertama ini memang masalah kesehatan tapi jika telat mengambil tindakan akan fatal, bukan menakut nakuti kita bisa lebih parah dari Italia,” jelasnya.

Dia mengatakan bahwa rumah sakit di Sumsel terbatas tidak akan cukup jika yang terinfeksi masuk rumah sakit secara bersamaan, pemerintah daerah harus hadir saat ini.

Yang harus d perhatikan hanya pekerja harian lepas, pastikan mereka di tanggung agar mereka bisa tetap bertahan.

“Ini sudah masalah kemanusiaan yang harus mengenyampingkan masalah ekonomi akibat dari lockdown wilayah,” ujarnya.

“Anggaran harus tepat digunakan untuk keselamatan masyarakat Sumsel saat ini mengenyampingkan dulu belanja langsung untuk pembangunan,” katanya.

Apabila tidak melakukan karantina wilayah segera, ini akan seperti bola salju makin kesini makin besar seperti boom waktu.

“Kita bisa mengembalikan ekonomi yang terpuruk tapi kita tidak akan bisa mengembalikan orang yang sudah meninggal,” tutupnya.