Ketua KPAI, Asrorun Ni'am Sholeh.

Ketua KPAI, Asrorun Ni’am Sholeh.

JAKARTA, HS – Ketua Umum Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni’am Sholeh mengungkapkan bahwa perilaku lesbian, gay, biseks, dan transgender (LGBT) menyumbang sebanyak 30 persen tindakan kriminal dan berkaitan dengan penyebaran HIV/Aids. Oleh karenanya, perilaku LGBT ini berbahaya jika dibiarkan.

“Perilaku LGBT ini menyumbang 30 persen tindak kriminal. Sedangkan berdasar data KPAI perilaku homoseksual berkaitan dengan peningkatan penyebaran HIV/Aids,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam seminar mencegah kejahatan seksual pada anak di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/10).

Asrorun menegaskan bahwa fenomena LGBT tidak berhubungan dengan Hak Asasi Manusia (HAM) dan menolak penggunaan koridor HAM untuk mewajarkan anak-anak untuk terus berada di lingkaran LGBT.

Asrorun juga tidak membenarkan tindakan pembiaran terhadap anak-anak yang sudah terindikasi masuk dalam lingkaran LGBT.

“Karena membiarkan anak-anak melakukan aktifitas seks menyimpang itu salah. Dalam undang-undang disebutkan LGBT masuk dalam kategori orang dalam masalah kejiwaan sehingga harus disembuhkan,” ungkap Asrorun. (HS)