Berkat sang pelopor gotong royong H Harnojoyo, kini anak sungai Musi semakin bersih

Berkat sang pelopor gotong royong H Harnojoyo, kini anak sungai Musi semakin bersih

PALEMBANG, HS – Puluhan anak Sungai Musi semakin hari kian bersih, air sungai yang dulu hitam, berbau dan dipenuhi banyak sampah perlahan-lahan mulai meninggalkan kesan kotor.

“Anak sungai, saluran air yang menyempit, dan endapan sampah enceng gondok yang menutupi permukaan anak sungai mulai berkurang. Itu  terjadi tidak begitu saja, bahkan tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan harus  dikerjakan selama satu tahun  mengerakan ratusan warga,” demikian kata Walikota Palembang H Harnojoyo kepada HALUAN SUMATERA.

Ia mengatakan, program gotong royong yang melibatkan kelompok masyarakat kebersihan sungai serta seluruh satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palembang ini dimulai sejak Juli 2015 lalu.

“Kalau kita hitung progam bersih-bersih ini sudah berjalan satu tahun lebih, selama satu tahun ini sudah ada 70 anak Sungai Musi yang sudah dibersihkan, ” kata Harnojoyo, disela-sela  kegiatan gotong royong kelompok masyarakat kebersihan sungai, anak sungai saluran, dan monotoring kegiatan masyarakat kebersihan di Jalan KH Azhari RT 33, 36, 37, 38, 41, 42, 46 Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang, kemarin.

Rata-rata anak sungai yang yang telah dilakukan gotong royong, permasalahan yang ditemui dilapangan selalu sama, kalau tidak sampah, enceng gondok dan rumput liar yang menutupi permukaan air sungai.

“Semua sungai di Kota Palembang ini sama, kalau airnya sedikit pasti sampahnya yang banyak, kalau air sungainya banyak pasti enceng gondok dan rumput liar yang banyak,” ungkapnya.

Diakui Harno, sungai yang kotor diakibatkan masih rendahnya kesadaran masyarakat, akan kegunaan aliran sungai.

“Harapan kita kegiatan gotong royong ini bisa membakar kebiasaan masyarakat yang tidak peduli dengan kebersihan seperti membuang sampah disungai,” jelasnya.

Lanjutnya, tingginya laju pertumbuhan pembangunan, kegunaan sungai yang dulu sebagai alur transportasi mulai ditinggalkan, bahkan cenderung banyak anak sungai yang hilang akibat pembangunan.

“Sekarang sungai tidak digunakan sesuai pungsinya, padahal dulu anak sungai sebagai sarana alur transportasi. Nah inilah yang ingin kita hidupkan kembali,” katanya.

Terlebih beberapa anak Sungai Musi yang terhubung disegala arah yang kini mulai ditinggalkann seperti Sungai Sekanak, Sungai Labidaro, Sungai Bendung, Sungai Lais.

“Anak sungai ini perlu akan dilakukan normalisasi kembali dan akan dianggarkan di APBD,” tegasnya.

Pantaun di lapangan, diakhir kegiatan Walikota Palembang Harnojoyo didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang H. Harobin Mastafa melakukan penghijauan dikawasan Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni Palembang, sebagai bentuk merangsang warga untuk mengalakan melakukan penanaman pohon disetiap halaman  rumah. (UDI)