isc-a-madura-united-sriwijaya-34

PALEMBANG, HS – Penjaga gawang muda Sriwijaya FC Yogi Triana mengaku sempat mendapat tekanan kala SFC menghadapi Madura United di Stadion Bangkalan, Madura (14/9).

Tekanan yang didapatkan Yogi karena Sriwijaya FC harus bermain di hadapan pendukung Madura United yang merupakan pemuncak klasemen sementara kompetisi TSC 2016.

“Pertama-tama ada rasa gugup, tapi itu di awal babak pertama, ketika pertandingan sudah berjalan alhamdulillah sudah normal seperti biasa lagi, “ujar Yogi.

Yogi sendiri memang sudah cukup lama beristirahat merumput di lapangan hijau pasca mengalami cidera luka robek di tangan. Yogi baru bisa masuk line up saat SFC menghadapi Persib Bandung.

“Luka saya sudah pulih 100 persen, dan sudah siap diturunkan sebelum laga melawan Madura,” jelasnya.

Yogi yang turun menggantikan kiper utama SFC Teja Paku Alam yang sedang berlaga di PON Jabar menampilkan kepiawaianya dalam menjaga gawang Laskar Wong Kito. Setidaknya ia melakukan lima kali penyelamatan gemilang selama pertandingan.

Berkat penampilan apiknya di bawah mistar gawang. Sriwijaya FC berhasil meraih poin penuh di kandang Madura United dengan skor 2-5 untuk keunggulan SFC.

Selain meraih kemenangan telak, Laskar Wong Kito juga berhasil menggeser posisi Arema Cronus yang berada di peringkat dua klasemen sementara. (AND)