Foto (Ist)

PALEMBANG,HS – Asosiasi Kerajinan Sandang (Asikrada) Kota Palembang mengelar silaturahmi dan kumpul bareng di kediaman ketua Asikrada Hj.Ratu Anita Soviah di Jl Torpedo kemarin sore. Pada pertemuan tersebut diharapkan anggota bisa berkoborasi menghasilkan produk yang berkualitas untuk dipasarkan di nasional hingga internasional.

Hal tersebut diungkapkan Hj. Ratu Anita kemarin saat memberikan sambutan. Menurutnya, asosasi ini menjadi wadah untuk menyatukan dan silaturahmi. Di samping membahas program yang akan di lakukan waktu dekat. “Kita semua bisa bekerja sama untuk memperkenalkan produk dari para pengrajin sehingga usaha yang ada lebih besar, ” katanya.

Dikatakan, keberadaan Asikrada ini diharapkan menjadi wadah anggota bagi berkolaborasi untuk menghasilkan karya yang mampu membanggakan secara nasional maupun internasional. “Karenanya, akan kita bawah produk ini saat pameran di dalam maupun luar negeri dan sangat sayang kalau tidak di diperkenalkan,

Paling penting, kata dia, dapat meningkatkan kesejahteraan para anggota . Apalagi kebanyakan merupakan ibu rumah tangga dan home industri. “Tentu dengan semakin berkembang dan maju berdampak pada perekonomian keluarga yang lebih baik,

Sekretaris Asikrada, Cek Kokom menambahkan, asosiasi ini sudah berdiri sejak 1 tahun. Kegiatan kemarin silaturahmi dan duduk bareng guna membahas program bersama pengurus dan anggota. Total ada 125 anggota yang terdiri dari para pelaku usaha sandang seperti handy craft , jumputan , Souvenier dan lainnya.

Dikatakan, keberadaan Asosiasi ini untuk membantu sesama anggota mengembangkan dan memajukan usaha. Baik segi pemasaran, bahan baku hingga bertukar ilmu serta pengalaman. “Para anggota bisa belajar dan sharing agar dapat meningkatkan produk sehingga berdaya saing,”

Ia mencontohkan, ada toko baju ketika dia butuh bahan bisa minta tolong anggota yang merupakan pengrajin jumputan dan lainnya.

Disamping, masih kata dia, anggota bisa mengeluarkan ide ide dan terobosan bersama untuk memajukan usaha dan asosiasi yang bisa dilakukan. “Jangan takut berbagi ilmu sebab rezeki itu sudah diatur dan tidak akan tertukar,”

Sementara itu, Pembina Asikrada Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengapresiasi adanya asosasi ini pasalnya selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat ide yang di gagas juga dapat melestarikan budaya kota Palembang.

Karenanya, kata dia, kedepan hasil kerajinan ini akan terus di promosikan baik dalam maupun luar negeri. “Waktu dekat akan kita bawah ke Brunai Darussalam untuk perkenalkan, ” Tukasnya. (Yun)