Foto (Ist)

PALEMBANG,HS – Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kota Palembang menjelaskan bahwa game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) masuk ke dalam kategori games 18+. Maka dari itu, Kominfo meminta peran orang tua untuk mengawasi anak mereka yang dibawah umur agar tidak bermain (PUBG).

Kepala Kominfo Palembang Yanurpan Yany mengatakan, berdasarkan PM Kominfo No 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik, PUBG masuk kategori games 18+, artinya hanya boleh dimainkan oleh orang brusia 18 tahun ke atas.

“Itu artinya game PUBG tidak boleh dimainkan anak-anak di bawah umur.  Game itu hanya dimainkan oleh yang berumur 18 tahun ke atas,” kata Yanurpan, Rabu (27/3/2019).

Apalagi, Kementrian Kominfo sedang menunggu hasil kajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat mengenai fatwa haram bermain game PUBG.

“Kalau Kominfo tidak mungkin asal tutup saja dan pasti ada kajiannya. Kita sedang menunggu rekomendasi MUI dan jika game itu banyak dampak negatif dan dirasakan oleh masyarakat perlu ada pembatasan PUBG ya kita kaji. Kita tunggu intruksi dari Kominfo pusat,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihaknya sendiri belum berkoordinasi dengan MUI Palembang mengenai larangan bermain PUBG. “Belum, sampai saat ini MUI Palembang belum berkoordinasi dengan kita,” ungkapnya.

Yanuar mengakui bahwa game PUBG memang sedang sedang digandrungi oleh masyarakat. Namun, jika bermain game tersebut dimainkan secara terus menerus dan berlebihan itu tidak baik.

“Ya mungkin anak-anak sekarang sedang trend bermain PUBG. Pegawai saya saja ada yang bermain itu tetapi mungkin itu sebagai hiburan ditengah rutinitas mereka, tetapi kalau dimainkan secara berlebihan itu tidak baik,” katanya.

Maka dari itu, pihaknya meminta orang tua ikut berperan dengan mengawasi anak mereka yang di bawah umur agar tidak memainkan game PUBG.

“Kami mengimbau orang tua untuk ikut mengawasi anak-anak mereka ketika anak-anak bermain game. Bermainlah game sesuai kategori umur,” tutupnya