PALEMBANG,HS – Komunitas Ikan Cupang atau yang dikenal dengan tempalo sumatera selatan mengadakan kontes ikan cupang di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas II Palembang.

Kepala BKIPM Giri Pratikno dalam kesempatannya menyampaikan, kontes ini di adakanya untuk
mempromosikan kepada masyarakat bahwa jenis ikan cupang ini merupakan salah satu ikan yang banyak di minati oleh para pecinta ikan hias, serta mengenal dengan warnanya yang menarik dan ketangguhanya saat di pertemukan dengan ikan cupang lainya.

Kontes yang baru pertama kali di adakan BKIPM Sumsel ini, juga bertujuan untuk membantu komunitas ataupun peternak ikan cupang untuk bisa meningkatkan pamor ikan cupang yang berasal dari provinsi ini agar lebih dikenal kwalitasnya dan tidak kalah dari daerah daereah lain.

“Ya, diadakanya kontes ikan cupang ini karena di Sumsel ikan ini lagi buming. Setiap harinya ada sekitar 50sertifikat yang di keluarkan untuk pengiriman ikan cupang ini,” jelas dia Minggu (7/5).

“Kontes cupang ini adalah tahun pertama, jadi berbagai tipe lomba di. Lombakan di sini dan lagi jurinya dari independen asosiasi ikan yang tentunya telah memiliki sertifikat khusus atau memang telah di akui untuk menjadi juri. Apalagi bahwa selama setahun kami amati dalam kontek data, untuk ikan cupang banyak komunitas ikan cupang menjual ikannya lewat medsos, selain hobi ikan cupang bisa menjadi bisnis yang menguntungkan,” tambahnya

Ia menambahkan, Selain itu nilai ekonominya yang tinggi seperti sekarang ini, ikan cupang yang dilombakan akan terangkat harga nilai ikan tersebut. Kami juga bangga sekali kepada teman teman di sumsel kontes cupang banyak yang mengikuti kontes ini menunjukan ikan ikan andalan atau unggulan mereka. Serta saya harapkan kontes ini dapat membantu kelancaran dalam konteks secara ekonomi selain keindahannya,” tegasnya

Sementara itu, ketua panitia kontes Erik, mengatakan, kontes ini tergolong banyak di minati peserta mulai dari dalam provinsi Sumsel ataupun dari luar provinsi Sumsel seperti ada yang berasal dari Jogja dan Bangka Belitung,

“Ya, Peserta ada 34 orang dari tiap Komunitas dari 8 Provinsi termasuk Sumsel, dengan jumlah 201 ekor ikan, yang terdiri dari 5 jenis lomba dan 20 kategori kelas yang di perlombaan”, katanya.

Dirinya juga menyayangkan di Sumsel jarang ada yang mengadakan kontes ikan cupang ini, yang menjadikan hobinya juga sebagai bisnis,

“Ya, Saya sangat menyayangkan kalau dipalembang jarang sekali mengadakan kontes ikan cubang ini.” harapnya (MDN)