PALEMBANG,HS – Pembangunan Jembatan Musi VI, yang kini masih terkendala lahan. Untuk itu di 2019 ini pembangunan Jembatan Musi VI di stop, karena akan dihitung ulang anggaran yang sudah digelontorkan.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Dharma Budi mengatakan, bahwa
pada tahun 2019, belum dianggarkan untuk pembangunan lanjutan Jembatan Musi VI. Hal tersebut dikarenakan masih terkendalanya proses penggantian atau pembebasan lahan.
“Untuk itu nantinya akan dilakukan penghitungan ulang terlebih dahulu atas anggaran yang telah digelontorkan sebelumnya,” katanya
Ia mengatakan, dalam DIPA PU BM ada tersedia dana penggantian atau pembebasan lahan. Jika memang nantinya ada kesepakatan harga dengan pemilik lahan, maka Dinas PU BM TR dapat melakukan pembayaran.
Namun jika tidak tercapai kesepakatan harga, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk penggantian atau pembebasan lahan di lokasi jembatan yang lain seperti di Jembatan Kelingi atau yang lain.
Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Musi VI tahun 2018, Fauzi mengatakan, untuk pengerjaan pembangunan Jembatan Musi VI saat ini memang di stop lantaran kontraknya sudah habis akhir 2018.
“Kita sudah serta terima pertama (PHO). Jadi anggaran yang sudah dianggarkan yang tidak terpakai pun kita kembalikan. Nominal yang kita kembalikan ke Pemda sekitar Rp 84 Miliar,” pungkasnya
Terkait progres pembangunan Jembatan Musi VI menurut Fauzi, diserah terimakan dalam progres mencapai 84,76 persen.
“Harusnya tahun ini Jembatan Musi VI selesai. Namun karena masih terkendala pembebasan lahan jadi terhambat pembangunannya dan hanya bisa sampai 84,76 persen,” katanya.
Mengingat tingal 15 persenan lagu maka, ia berharap pemerintah bisa melanjutkan pembangunannya. Karena sayang sudah dikerjakaan tapi belum selesai. Menurutnya pengerjaan bisa selesai dalam waktu 5 bulan jika mulus tidak ada hambatan.