suasana lantai kelas V.A SDN 80 yang ambruk

PALEMBANG,HS – Siswa SDN 80 Palembang yang beralamat di Jalan Aibtu Awahab 15 Ulu Kecamatan SU I terpaksa harus ekstra hati-hati dalam menginjakkan kaki mereka memasuki ruang kelas, bagaimana tidak Lantai bangunan kelas di Sekolah Dasar (SD) tersebut  mengalami penurunan atau ambruk. Ambruk lantai ini terjadi lantaran kayu yang sudah lapuk (tua), sehingga kegiatan belajar mengajar di siswa/i tersebut mengalami kekhawatiran,

Lantai kelas yang rusak parah  adalah ruang kelas V (5) A,  ambruknya lantai kelas yang berbahan kayu tersebut, dikarenakan kayu sudah termakan usia atau sudah lama tidak diperbaiki. Oleh sebab itu menjadikan para siswa tidak bisa berkonsentrasi penuh dalam kegiatan belajar di kelas.

Kepala SDN 80 Palembang Anna Maria, melalui penjaga sekolahnya Aidil Fitrisyah menuturkan lantai kelas 5 A ini sudah lama ambruk, malahan sejak tahun lalu tepatnya 2016. Meski dirinya hanya sebagai penjaga sekolah, tapi pihaknya mengetahui betul akan kondisi di SDN 80 Palembang. “Ambruknya lantai di kelas tersebut, di sebabkan kayu papan yang berada di lantai sudah lapuk atau sudah tidak layak lagi di pijak, sehingga lama kelamaan lantai kelas pun menjadi ambruk kebawah,” katanya.

Sesuai perintah kepala SDN 80 Palembang, para siswa/i yang berada di kelas 5 A duduknya diharuskan mundur, karena yang ambruk lantai kelas ini tepat ditengah-tengah, jadi para siswa harus berhati hati dalam menginjak. “Memang pernah diperbaiki oleh pihak sekolah, namun setelah berjalannya waktu lantai kelas kembali ambruk. Bukan hanya di lantai kelas saja, melainkan beberapa kondisi bangunan di SDN 80 Palembang juga sudah banyak yang termakan usia,” jelasnya.

Dia menyebutkan,  Awalnya ambruk lantai kelas ini, karena musim hujan yang sering datang setiap hari, sehingga kuda-kuda penyangga yang ada bawah lantai kelas ambruk. Soalnya letak SDN 80 Palembang terletak di tengah-tengah perumahan masyarakat perkotaan SU 1, ditambah lagi akses jalanan hanya muat untuk kendaraan motor. “Kami berharap kalau bisa di SDN 80 Palembang mendapatkan bantuan berupa perbaikkan lantai kelas dan lainnya dari Dinas Pendidikan, kalau dibiarkan sampai begini takutnya akan memakan korban jiwa dari anak-anak yang menempati kelas tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, siswi kelas 5A SDN 80 Palembang RA Dwi Azzahra mengatakan sejak ada kejadian kelasnya ambruk. “Saya dan bersama teman lain semakin khawatir, karena proses belajar-mengajar tidak efektif. Kami pun merasa takut jika roboh, apalagi jika disuruh maju kedepan, tentunya kami tidak bisa fokus,” katanya.

Penyebab ambruknya lantai di kelas tersebut, karena kayu bangunan yang sudah lapuk serta dimakan rayap. “maunya kami  kelas ini segera diperbaiki, soalnya beberapa meja dan kursi yang ada di kelas ini sudah tidak enak dipakai lagi, karena lantai di kelasnya miring kebawah,” pungkasnya. (HSN)