ledakan-makassar2

MAKASSAR, HS – Suasana malam takbiran jelang Hari Raya Idul Adha di Makassar yang syahdu berubah sesaat setelah terdengar ledakan keras yang berasal dari ruko yang ditempati oleh agen penjualan elpiji 3 kilogram.

Ledakan keras yang terjadi sekitar pukul 21:15 WITA tersebut terdengar hingga jarak 2 kilometer mengakibatkan dua ruko hancur berantakan. Saking kerasnya ledakan, pintu ruko berbahan besi terpental hingga sekitar 300 meter dari lokasi. Beberapa orang diyakini terjebak di dalam ruko yang merupakan sumber ledakan.

Sementara, tiga mobil juga dilaporkan mengalami kerusakan parah. Dua mobil,yakni sebuah pick-up dan sebuah minibus diduga berasal dari ruko pusat ledakan mengalami kehancuran, sementara satu unit minibus lainnya milik ruko tetangga juga rusak.

Polisi memastikan penyebab ledakan adalah akibat tabung di dari salah satu ruko yang menjadi agen penjualan. Ledakan menyebabkan 3 orang luka bakar yang langsung dirawat di RS Bhayangkara. Akibat ledakan tersebut, puluhan rumah rusak, 3 di antaranya rusak berat, dan 3 mobil ringsek. Dinding ruko asal ledakan bahkan roboh.

Kapolda Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Anton Charliyan memastikan ledakan di Jalan Harimau, Kelurahan Maricaya, Makassar, Sulawesi Selatan disebabkan tabung gas.

Anton mengatakan ruko yang diduga menjadi sumber ledakan merupakan gudang tabung gas.

“Ini sudah dipastikan ya, ledakan bukan dari bom. Tapi dari tabung gas. Apalagi lokasi ledakan adalah gudang tabung gas,” tegas Anton saat dikonfirmasi wartawan di sekitar lokasi kejadian, Minggu (11/9) malam.

Meski begitu, kata Anton, tim Inafis dan Puslabfor Polda Sulsel tetap dikerahkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi ledakan.

Sayangnya, tim terkendala untuk masuk ke lokasi pusat ledakan lantaran api masih berkobar.

“Biarkan api dipadamkan dulu oleh petugas pemadam kebakaran di lokasi ledakan. Setelah api padam, baru tim bisa masuk ke dalam melakukan penyelidikan,” tuturnya.

Anton juga mengimbau masyarakat agar tidak risau dengan ledakan ini. Dia menegaskan ledakan bukan karena terorisme.

“Jangan lagi dikaitkan dengan aksi terorisme. Apalagi ledakan di malam takbiran Idul Adha. Ini ledakan dari tabung gas, makanya masyarakat tidak usah cemas,” katanya. (HS)