foto-berita-3

siswa SMKN 7 yang tergabung dalam ekskul kerawitan saat unjuk kebolehan,Senin (17/8)

PALEMBANG,HS – Banyak cara sekolah memberikan wadah bagi anak didiknya dalam mengebangkan bakat yang dimiliki oleh siswa melalui ekskul.  Mengusung misi membawakan budaya dalam bentuk drama dan lagu, menjadi tujuan utama dibentuknya ekskul seni karawitan Sekolah Menengah Kejurusann Negeri (SMKN) 7 Palembang. Berbagai persiapan kini sudah dilakukan baik secara materi, perlengkapan alat hingga SDM.

Koordinator ekskul seni karawitan SMKN 7 Palembang, Amrizal mengatakan, bermula seringnya keterlibatan siswanya mengikuti ajang-ajang seni drama dan musik baik tingkat lokal hingga Nasional. Motivasi tersebut menjadi alasan utama pihak sekolah untuk memberikan wadah kepada siswa Agar bisa berkontribusi meningkatkan prestasi sekolah.

“Kita telah menyiapkan berbagai jenis alat seperti Ganang, hening, gong, gendang, tetelele, arkordian, terbangun, gamelan, saron, kenong, dan lain sebagainya. Meskipun alat ini berasal dari tradisional Jawa namun kita akan melakukan kalibrasi lagu tradisional asal Palembang, Jawa dengan musik dan drama modern,” ujarnya kepada HS, Senin (17/10)

Dikatakan Amrizal, berbagai teater asal Palembang dan daerah lainnya yang berjenis tradisional seperti Dul Muluk, Lenong, Ketoprak, bisa digabungkan menjadi satu padu dengan penataan musik yang lebih menarik agar bisa diterima oleh masyarakat terutama dikelas okeh kalangan pelajar.

“Kita ingin bukan hanya akulturasi saja yang akan dilakukan namun kita berharap dengan adanya ekskul ini kita bisa menciptakan jenis drama dan teater yang baru namun tidak meninggalkan unsur keaslinya,” ujarnya.

Diakui Amrizal, meskipun perlengkapan sudah lengkap, kesediaan SDM sudah ada namun beberapa kendala masih ditemukan terutama minat siswa yang tergolong kurang. Diperlukannya dorongan dari pihak sekolah agar bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kualitas dan prestasi siswa dalam bidang seni hingga tingkat nasional.

“Semua siswa bisa bergabung dengan ekskul in asalkan mempunyai keinginan. Kita berkeiginan ekskul ini bisa menampung kretifitas siswa menadi lebih positif. Contohnya, jika ada siswa yang nakal maka akan dimasukkan dalam keskul ini untuk berperan dalam peranan antagonis,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu anggota ekskul Seni Karawitan SMKN 7 Palembang, A. Fitri Ambarwati mengatakan, meskipun baru dijadikan ekskul akan tetapi berperan ataupun bermain alat-alat tradisonal sangatlah disukainya. Selain bisa banyak mnegetahui budaya tradisonal. Melalui ekskul ini dirinya juga bisa memelihara budaya local Palembang.

“Saat ini kalangan pelajar sangatlah jarang mengetahui berbagai macam alat music tradisonal, apalagi memainkannya. Untuk lomba ataupun tampil diberbagai acara pastilah mempunyai peluang sangat besar karena masih minimmnya ekskul seperti ini, semoga ekskul seni karawitan dapat dicintai oleh semua  kalangan terutama pelajar. Sehingga kedepan, siswa yang mengikuti ekskul karawitan bisa bertambah banyak,”pungkasnya(HSN)