Diduga ada pungutan liar di salah satu SKPD Ogan Ilir

*BPKAD Diduga Potong  GU dan UP SKPD

OGAN ILIR, HS – Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKD) Setda Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) diduga potong Ganti Uang (GU) dan Uang Persediaan  (UP) di  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar 10 persen.

Hal itu diakui salah satu pegawai SKPD yang menolak namanya dipublikasikan. Akibat pemotongan tersebut, pihaknya kini kebingungan untuk melakukan SPJ.

“Oh. Sudah terdengar kalian ya…? Syukurlah kalau begitu, ya memang benar, tapi jangan tulis-tulis nama saya dan SKPD saya. Rata-rata 10 persen dipotong, ini pencairan GU dan UP,” singkatnya yang mewanti-wanti ini agar nama dan SKPDnya tidak disebutkan

Kepala BPKAD Ogan Ilir H Hasnandar Setiawan, SE MM saat dikonfirmasi HALUAN SUMATERA terkait pemotongan yang diduga dilakukan pihaknya ini membantah keras.

Ia berpendapat, saat ini pihaknya sedang gencar melakukan terobosan baru agar tertibnya administrasi di BPKAD.

“Dak kate Dek. Makmano nak pungli lantak serba pungli sekarang, masak aku berani minta segitu, besak itu Dek. Lokak keno pecat aku kalau ado nian,” cetusnya dengan logat Palembang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/2).

Sekedar diketahui, di Kantor BPKAD akan menggunakan empat meja, meja pertama sebagai meja pendaftaran, kemudian meja ke dua untuk pengurusan belanja langsung. Berikutnya, meja tiga untuk pengurusan berkas belanja tidak langsung.

“Dan, meja ke empat untuk berkas yang tidak lengkap,” bebernya. (ARZ)