Foto (Ist)

PALEMBANG,HS – Terkait Light Rail Transit (LRT), yang tiba-tiba berhenti beroperasi atau mogok ditengah jalan, saat membawa KORDANEWS—Terkait Light Rail Transit (LRT), yang tiba-tiba berhenti beroperasi atau mogok ditengah jalan, saat membawa penumpang yang ingin menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. Berhentinya ular besi tersebut pada pukul 13:40 hingga 02:30, untuk jarak kurang lebih dua kilometer dari stasiun Bandara SMB II.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Light Rail Transit (LRT) Palembang, Suranto mengakui mogoknya kereta akibat adanya masalah serius pada saat pengoperasiannya.
“Nggak ada masalah cuma pintu saja, sekarang sudah beroperasi seperti semula. Ramai banget ini. Udah normal lagi,” ujar Suranto.
Sebelumnya, Suranto sempat menyampaikan jika LRT terjadi kerusakan maka secara garis besar maka kereta akan didorong atau ditarik menggunakan rangkaian yang lain menuju stasiun terdekat.
“Untuk kereta mogok karena listrik padam juga terdapat beberapa skenario penanganan. Kalau kereta mogok akan didorong kereta lain. Sementara penumpang di evaluasi lewat walk way,” katanya
Sementara, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri membenarkan omongan Suranto. Bahwa kejadian tersebut bukan kejadian yang besar melainkan, hanya karena pintu yang tidak bisa terbuka. Dirinya pun bahkan mengungkapkan saat ini kondisi LRT sudah normal kembali.
Ia menambahkan dari dua kereta yang beroperasi hari ini nantinya akan ditambah pada tanggal 10 menjadi 7 trainset sehingga arus mobilitas LRT lebih cepat.

“Kita masih menggunakan 2 trainset jadi kedatangan kereta masih per 1 jam. Nanti tanggal 10 sudah akan beroperasi semua, sehingga yang akan datang kereta datangnya per 30 menit,” tutupnya