PALEMBANG,HS – Keberadaan LRT Sumsel merupakan investasi transportasi publik untuk jangka panjang di wilayah Sumatera Selatan, karena pemanfaatan nya sebagai sarana trasnportasi publik masih perlu waktu. Sebagai operator LRT Sumatera Selatan, PT KAI terus meningkatkan pelayanan. Untuk awal tahun 2019 meningkatkan jumlah perjalanan dari 42 perjalanan per hari menjadi 52 perjalanan per hari dengan jam operasional dari jam 05.00 sd jam 19.00 sehingga diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi ini.
Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti menyampaikan saat ini masyarakat Palembang sudah mulai menjadikan LRT Sumsel sebagai alternative transportasi untuk melakukan perjalanan. 
Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah penumpang harian yang mencapai 3000-5000 penumpang/hari week days dan 6000-10000 penumpang /hari week end, jumlah ini optimis akan terus meningkat dengan timbul nya kesadaran masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik karena lalulintas jalan raya yang mulai ramai dengan semakin bertambahnya jumlah kendaraan bermotor.  
“Memang kondisi di setiap stasiun terkadang pada jam tertentu kelihatan sepi, hal ini disebabkan karena jumlah perjalanan KA LRT mencapai 52 perjalanan dan waktu head way mencapai 24 menit yang memungkinkan tidak terjadinya penumpukan penumpang di stasiun,” kata Aida Senin (28/1/2019).
Lanjutnya, Selain itu penumpang pun tidak selalu melakukan perjalanan jauh menggunakan LRT misalnya hanya dari Stasiun Polresta ke Stasiun Bumi Sriwijaya. 
Untuk saat ini keberadaan LRT masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, karena merubah budaya bertransportasi publik perlu proses dan dukungan semua pihak. 
“Namun dengan jumlah penumpang LRT yang terus meningkat dari awal operasi sampai pertengahan bulan Januari 2019 ini sudah mencapai 1.064.190 penumpang dengan puncak harian tertinggi mencapai 19.314 penumpang dalam satu hari, yaitu 1 Januari 2019,  ke depan akan menjadi lebih baik, LRT bisa menjadi transportasi publik yang ramai dan masyarakat terbiasa menjadikannya sebagai angkutan sehari-hari di Kota Palembang, karena ramah untuk lingkungan,murah, nyaman dan efisien,” tutupnya