????????????????????????????????????

Kepala Bidang SMP, SMA dan SMK Drs. H. Lukman Haris, M. Si

PALEMBANG,HS -Tugas seorang guru adalah membelajarkan siswa. Siswa jangan hanya diajar dalam konsep materi pembelajaran, akan tetapi siswa harus di didik jadi pembelajar yang tangguh dan guru membelajarkan sikap untuk memiliki karakter. Hal ini disampaikan Kepala Bidang SMP/ SMA dan SMK Drs. H. Lukman Haris, M.Si kepada Haluan Sumatera di ruang kerjanya Rabu (7/9).

“Jika guru hanya menularkan pengetahuan kepada siswa, yang sebenarnya bisa didapatkannya di rumah dengan membaca, untuk apa dia ke sekolah?” katanya.  Menurut Lukman, pengetahuan tersebut bisa didapatkan siswa di rumah tanpa ke sekolah dengan membaca buku pengetahuan di rumah. Oleh karena itu, Lukman mengharapkan agar aktivitas di kelas itu betul-betul aktivitas belajar.

Lukman melanjutkan, sebenarnya sistem penilaian di sekolah kita selama ini pun belum menyentuh seluruh aspek yang harus dimiliki siswa agar menjadi sukses.

Oleh sebab itu, penilaian di sekolah pun harus substantif. “Selama ini, misalnya kita menilai PPKn dengan soal saja. Substansi dari PPKn adalah partiotisme, toleransi dan lain sebagainya. Bagaimana kita tau siswa patriotis dengan mengajukan soal-soal yang ada di buku kita itu? Patriotisme dinilai dengan sikap”, tambahnya.

“K13 telah menilai tiga kompetensi siswa sekaligus, pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penilaian siswa dirancang agar siswa menjadi pembelajar,”katanya

Guru merupakan unsur terpenting dalam membangun pendidikan. Suatu lembaga pendidikan akan maju dengan baik apabila SDM gurunya kompeten dan bertanggungjawab atas peran dan tugasnya. Walaupun peran yang lain juga sangat penting. Namun jika kompetensi guru sudah terbangun baik, pastinya elemen yang lain dapat kita selaraskan dengan saling bersinergi. “Jika kita punya niat baik untuk mamajukan mutu pendidikan, maka itu modal awal untuk berbuat menuju tercapainya harapan mencerdaskan kehidupan anak bangsa yang memiliki akhlak mulia,”pungkasnya (Hsn).