lulusan-stia-siap-bersaing-dalam-hadapi-meaPALEMBANG,HS – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Setya Negara Palembang terus berupaya membekali mahasiswanya dengan dua kemapuan yakni IT dan bahasa inggris. Dengan dua kemampuan yang dimiliki tersebut nantinya lulusan dari Sekolah tinggi ini akan mampu bersaing, apalagi saat ini negara Indonesia telah mamasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Ketua STIA Setua Negara Palembang, Romial mengatakan, menjadi kampus yang hanya fokus pada satu jurusan yakni adminitrasi negara menjadikan pihaknya terus memperbaiki kualitas pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa. Selain membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik, pihaknya juga memberikan kemampuan salam bidang IT dan bahasa Inggris kepada mahasiswa.

“Kita ingin lulusan STIA Negara mampu bersaing dengan lukisan lainnya diberbagai instansi pemerintah maupun swasta. Dua materi tambahan ini bersifat wajib harus diikuti oleh mahasiswa dengan waktu yang disesuaikan pada jadwal masing-masing,” jelasnya usai memberikan sambutan pada kegiatan Opdik mahasiswa baru 2016 di lapangan kampusnya, kemarin.
Selain itu, STIA Negara ini sendiri dikatakannya sudah memiliki akreditas B dari pihak Bandikti, belum ditambah dengan jumlah tenaga pengajar yang profesional menjadi daya tarik masyarakat untuk semakin percaya menitipkan anaknya di kampus tersebut.

“Kepercayaan masyarakat semakin membaik, pada tahun ini saja mahasiswa baru berjumlah 600 orang meskipun hanya satu jurusan yang tersedia. Tentunya, dengan membaiknya kepercayaan masyarakat ini tugas dann tanggungjawab kita semakin berat,” paparnya.

Menurut Romial, masa pengenalan kampus sebelum dimulainya proses pembakaran sepeti ini sangat membantu pihaknya untuk memberikan gambaran kepada swtiap mahasiswa baru tentang berbagai rintangan dan halangan yang akan dihadapinya setelah lulus. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya penguasaan IT dan bahasa Inggris sangatlah diutamakan.

“Lukisan kita hingga saat ini sudah mencapai 2.000 orang yang sudah bekerja diberbagai instansi pemerintah dan swasta. Tentunya ini menjadi bukti keberhasilan yang telah dicapai oleh para alumni,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan STIA Setya Negara Zulkani Effendi dalam kata sambutannya mengtakan, Opdik 2016 Setya Negara bagi mahasiswa baru menjadi modal utama dalam menjalankannya pelaksanaan pendidikannya. Sehingga diharapkan mahasiswa bisa melalui proses pembelajaran dengan baik setelah mengatahui lingkungan kampus dengan baik. “Mahasiswa baru harus tau jika menjadi mahasiswa sangatlah berbeda kondisinya saat masih duduk di bangku SMA. Mereka dituntut lebih aktif dan peka terhadap perkembangan zaman agar tidak tertinggal,” kelasnya.(Hsn)
.