grabbed-frame-1

Badar Arifin,Calon Penumpang Pesawat Garuda dengan penerbangan 105 tujuan jakarta yang harus rela ketinggalan penerbangannya.Rabu(28/9)

PALEMBANG,HS – Diduga akibat dari panjangnya antrian mobil saat ingin mengakses masuk ke bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.Rabu Pagi (28/9),menyebabkan beberapa penumpang penerbangan komersil mengalami kerugian karena terlambat dan harus merelakan tiketnya hangus dan mesti memesan tiket penerbangan yang baru.

Hal ini diduga disebabkan hanya ada satu akses pintu masuk ke bandara yang di buka dari dua pintu yang ada.Susahnya akses masuk ke bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II ini mendapat keluhan dari beberapa calon penumpang penerbangan komersil yang kecewa, salah satunya Badar Arifin,Calon Penumpang pesawat Garuda dengan penerbangan 105 tujuan Jakarta yang harus rela ketinggalan penerbangannya.

“Pagi ini saya mengalami keterlambatan dan harus rela ketinggalan penerbangan saya, Saya pikir keterlambatan ini sepenuhnya bukan salah saya,dari rumah 6.30,namun saat sampai di dekat bandara rupannya hanya ada satu akses pintu masuk yang bisa di lalui dan menyebabkan kemacetan yang panjang selama 45 menit, saat itu saya sempat bertanya ke petugas yang ada, mengapa hanya satu pintu yang di buka namun pertanyaan saya tak di gubris, dan saat saya bisa masuk ke bandara,saya mendapat informasi bahwa ternyata 5 menit yang lalu penerbangan garuda 105 sudah close,”ujarnya.

Lebih lanjud badar menjelaskan dirinya sangat kecewa dengan pelayanan dan fasilitas yang ada di bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dan berharap pihak  yang bewenang dapat segera menindak lanjuti keluhannya.

” Iya saya sangat kecewa ,tetapi ini bukan masalah membeli tiket lagi, ini masalah perbaikan pelayanan dan fasilitas dari bandara kebanggaan kami orang Palembang yang katanya bertaraf Internasional yang ternyata mengecewakan dan ini harus segera di benahi oleh petugas bandara kalau tidak dan di biarkan terus menerus kita akan malu saat asian Games 2018 nanti”.jelasnya.

Sementara pihak pengelola bandara melalui seorang petugasnya saat ingin di konfirmasi media mengenai hal ini menyarankan untuk meminta izin peliputan terlebih dahulu di ruangan Airport Duty Officer (ADO),namun sangat di sayangkan saat tiba di ruangan ADO beberapa wartawan harus kecewa karena tidak mendapati seorang petugas pun dan ruangan nampak terkunci.

Di tempat terpisah General Manager PT Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang Iskandar Hamid yang di hubungi via telepon saat di mintai keterangannya prihal keluhan calon penumpang, mengakui rabu pagi ada gangguan teknis pada salah satu pintu masuk bandara dan juga dari adanya pembangunan LRT,namun soal adanya keluhan penumpang dirinya belum mendapat laporan.

“Ya saya lihat memang ada kemacetan di pintu masuk bandara tadi pagi tapi saya pikir tidak terlalu parah, hal ini di sebabkan ada gangguan teknis di salah satu sistem pintu masuk dan segera telah kita perbaiki dan benahi dengan sistem yang lebih canggih,di samping itu juga saat ini ada pembangunan LRT di dekat akses masuk bandara jadi ruas jalan agak meyempit. Soal adanya keluhan penumpang sampai saat ini saya belum mendapat laporan ,tapi nanti akan saya cek dengan petugas di lapangan,”tukasnya. (SNI)