Simulasi UNBK di SMAN 1Palembang

PALEMBANG, HS – Sebagian besar siswa jurusan IPA di Kota Palembang menjatuhkan pilihan pada pelajaran Biologi dengan persentase sebesar 75 persen dari jumlah total siswa di sekolah.

Oleh sebab itu, Kesempatan memilih mata pelajaran (mapel) Ujian Nasional (UN) 2017 dimanfaatkan dengan baik oleh siswa.
Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Palembang, Narsul, untuk mapel pilihan jurisan IPA pelajaran biologi mendominasi sebagai pelajaran yang dipilih siswa dalam melaksanakan UN dengan jumlah persentase mencapai 75 persen dari 304 siswa jurusan IPA.

Sedangkan untuk jurusan IPS mapel yang mendominasi pelajaran geografi dengan persentase 75 persen dari 118 siswa.

“Sisanya memilih mapel yang lain, kalau untuk IPA asa yang memiliki mapel kimia dan fisika. Sedangkan IPS sisanya mapel sosiologi dan ekonomi,” katanya

disela kegiatan memantau simulasi UNBK tahap kedua di sekolahnya, Senin (20/2).
Banyaknya pilihan siswa pada mapel tertentu, Nasrul mengira, tidak terlepas dari potensi dan kemampuan dari siswa masing-masing.

Bagi siswa jurusan IPA yang lebih suka mengahafal maka akan memiliki mapel biologi sebab kedua pelajaran lainnya seperti kimia dan fisika lebih kepada berhitung.

Sedangkan untuk jurusan IPS geografi lebih dinilai mudah dihafal karena berkaitan dengan lokasi, nama-nama negara dan sejenisnya.
“Jumlah siswa jurusan IPA kita ada 9 kelas, dimana setiap kelas ada 32-34 orang siswa. Sedangkan jurusan IPS ada 6 kelas dengan jumlah siswa relatif sama dengan Jurisan IPS yakni antara 32-34 orang,” terangnya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala SMA Negeri 5 Palembang, Sumin Eksan, untuk jurusan IPA 75 persen siswanya memilih jurusan biologi. Sedangkan Jurisan IPS 97 persen siswanya memiliki mapel sosiologi.

“Jumlah siswa kelas XII Jurusan IPA ada 187 siswa, sisa dari 75 persen lagi memiliki mapel kimia dan fisika.

 

Sedangkan untuk Jurisan IPS jumlah total siswa kelas XII ada 78 siswa, sisanya dari 97 persen itu memiliki mapel ekonomi dan geografi. Kalau secara statistik jumlah mapel biologi dan sosiologi sangat mendominasi,” terangnya.
Sumin berpendapat, dominasi mapel biologi karena biologi lebih ke arah hapalan dan lebih pada menjuru ilmu kesehatan seperti kedokteran.

Sedangkan mapel sosiologi Mauk pada keilmuan humaniora di perguruan tinggi sehingga masih relevan jika mau ambil fakultas hukum saat kuliah.
“Pilihan mapel ini juga berdasarkan keinginan siswa akan melanjutkan pendidikan dan jurusan, jadi mereka mulai mengarahkannya ke sana. Jadi secara harus besar mereka memilih bukan hanya berdasarkan kemudahan dalam menjawab soalnya tetapi juga pilihan jurusan kuliah yang mereka inginkan,” pungkasnya(HSN)