PALEMBANG,HS – Maraknya berita dan informasi hoaks menjadi atensi khusus Pengurus Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB). Betapa tidak, ancaman berita dan informasi hoaks dinilai dapat mengancam kerukunan etnis dan antar umat beragama.

Dalam kesempatan Pengukuhan Pengurus Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Periode 2019-2024, di Griya Agung, Sabtu (12/10), Ketua PNSB Syahrial Oesman menegaskan keberadaan dan kehadiran PNSB di Sumsel untuk mendukung dan komitmen menjaga zero konflik di Sumsel.

“Kalau dulu belum terlalu masif adanya medsos (media sosial, baca). Nah, sekarang medsos ini sangat masif dan bahkan bisa juga mengancam zero konflik di Sumsel,” ungkapnya.

Mantan gubernur Sumsel ini menyebutkan, sewaktu dirinya menjabat gubernur Sumsel konten-konten di medsos tidak begitu gencar menebar informasi yang menyesatkan.

“Dengan kondisi saat ini tentu kita harus cerdas dalam menerima informasi. Lebih baik saring sebelum sharing,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan PNSB ini akan turut menjaga kondusifitas dan mengedukasi masyarakat dari berbagai etnis di Indonesia yang ada di Sumsel. “Ayo kita bersama-sama mencerdaskan bangsa dengan modal kebersamaan dan kerukunan,” tutupnya