Progres pembangunan Masjid Agung Muaraenim mencapai 75 persen dan ditarget dapat digunakan sepekan sebelum Hari Raya

MUARAENIM, HS – Pembangunan Masjid Agung Muaraenim yang diprakarsai oleh PT Bukit Asam persero Tbk Tanjung Enim melalui dana CSR senilai Rp9,9 milyar dimungkinkan belum dapat digunakan fungsinya terlebih menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

Dari data yang berhasil diperoleh,  Masjid Agung berlokasi di kompleks perkantoran Pemkab Muaraenim, disiapkan menjadi salah satu masjid yang tergolong megah di kota Muaraenim ini masih dalam proses pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT AA Bersaudara dengan akhir masa pekerjaan pada tanggal 20 Juli 2017 mendatang. Hingga kini kondisi pembangunan masjid terus dikerjakan.

Ada kekhawatiran masyarakat bahwa penggunaan masjid tersebut dipakai untuk keperluan bulan Ramadhan tahun ini tidak akan terealisasi dengan kondisi yang ada sekarang.

Dikonfirmasi Senior Manajer Pengelola Asset pelayanan Umum dan Fasilitas  PT BA Persero Tbk,  Budi Lesmono Adi mengatakan pembangunan masjid secara teknis tidak ada kendala dan saat ini progres-nya sudah mencapai 75 persen .

“Mengenai penggunaan sarana masjid bersamaan menjelang bulan Ramadhan, dipastikan belum dapat digunakan,” ungkap Budi, Kamis (4/5).

Akan tetapi tambah Budi lagi bahwa, menjelang H -‘7 Idul Fitri dimungkinkan sudah dapat digunakan,

“Ada beberapa ormanen masjid di bagian atas serta pemasangan Kaligrafi yang disiapkan untuk dipasang di dalam ruang masjid, tentu akan mengganggu aktifitas peribadatan,” imbuhnya.

“Menyangkut pekerjaan, bahwa mereka sudah indoor jadi sudah tidak terkendala cuaca saat melaksanakan pekerjaan,” tegasnya. (EDW)