Arwiyani (51), ditemukan tewas dalam posisi duduk dengan luka akibat sayatan pisau di nadi tangan kirinya.

Arwiyani (51), ditemukan tewas dalam posisi duduk dengan luka akibat sayatan pisau di nadi tangan kirinya.

BEKASI, HS – Arwiyani (51), pembantu rumah tangga yang bekerja di kediaman keluarga Mawardi Madjid (63) bikin geger warga Jalan Patuha Raya Blok 13, RT 04/18, Kayuuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Wanita ini bunuh diri dengan memotong urat nadinya menggunakan pisau. Ia ditemukan Mawardi, majikannya Rabu (2/11) sekitar pukul 05.30 WIB.

Mawardi yang usai Sholat Subuh memanggil Arwiyani. Tapi pembantunya ini tak kunjung tiba.

Ia pun mencarinya. Sampai akhirnya menemukan Arwiyani di lantai 3, duduk bersimbah darah. Kemudian sang majikan memeriksa kondisi namun pembantunya sudah meninggal.

Mawardi langsung menghubungi Polsek Bekasi Selatan, Polresta Bekasi Kota. Anggota langsung mendatangi TKP bersama Unit Identifikasi dari Polresta Bekasi Kota.

Selanjutnya, pihak Kepolisian mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi. Polisi menemukan surat wasiat milik korban.

Usai identifikasi, jenazah  wanita asal Magelang, Jawa Tengah yang telah bekerja selama 10 tahun di rumah Mawardi, dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

“Arwiyani ditemukan sedang menggenggam sebilah pisau di tangan kanan, sementara tangan kirinya ada luka sayatan di bagian urat nadi yang menyebabkan dirinya meninggal dunia,” ungkap Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Erna Ruswing Andari. (HS)