kran-pdam

PALEMBANG,HS – Tahun ini Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang belum mendapatkan akses air bersih dari PDAM Tirta Musi Palembang akan mendapatkan bantuan berupa pemasangan PDAM.

Bantuan ini akan berangsur mulai dari 2016 hingga 2020 yang mencapai 9000 sambungan baru bagi MBR.

Kepastian ini didapatkan setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemkot Palembang mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada rapat Paripurna ke 17 masa persidangan III, Selasa (27/9/2016), di Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang.

Anggota Pansus Lima, Ali Syaban mengatakan, penambahan penyertaan modal Pemkot Palembang pada PDAM pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 sebesar Rp 27 miliar.

Dana tersebut bersumber dari penerimaan dalam negeri yang digunakan untuk pelaksanaan pengembangan SPAM terutama untuk penyediaan air minum untuk MBR.

“Syaratnya warga tersebut hanya memiliki daya listrik 900 VA hingga 1300 VA,” katanya.

Terpisah Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, Cik Mit menyambut baik atas disahkannya rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penyertaan modal terhadap PDAM.

Sebab, dengan adanya program ini masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa mendapatkan kemudahan melalui program tersebut. Dimana mulai tahun ini MBR yang belum mendapatkan akses air bersih akan diberikan bantuan pemasangan PDAM Tirta Musi.

“Program ini akan sangat membantu MBR. Jadi betul-betul mementingkan masyarakat kecil,” terang Cik Mit, Selasa (27/9).

Menurut dia pihaknya memprioritaskan warga yang berpenghasilan rendah yang sudah mempunyai akses untuk menyambungkan PDAM tersebut. “Dan untuk tahun ini ada 500 sambungan yang akan kita realisasikan,” ungkapnya.(SNI)