Foto: IST

PALEMBANG, HS – Jumlah anggota Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) terus bertambah. Untuk Koperasi Premier, jumlah Puskopdit kini telah mencapai 57 orang.

Manajer Puskopdit Handria Sanggraha Sumsel, Mgs Hasyim Djakfar mengatakan, dengan bertambahnya jumlah anggota menunjukkan upaya Pemerintah untuk mengembangkan usaha melalui Puskopdit terus membaik.

“Untuk 2018 ini Puskopdit memiliki sejumlah program kerja. Diantaranya, menekan kelalaian pinjaman, untuk meningkatkan kesejahteraan dengan jalan kewirausahaan anggotanya,” kata dia, Jum’at (11/5).

“Ini juga sudah menjadi kesepakatan kami saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Nasional Inkopdit (Induk Koperasi Kredit), yang digelar di Hotel Horison 6 Mei 2018 lalu,” katanya.

Hasyim menambahkan, pelaksanaan RAT Nasional Inkopdit ini sudah dimulai sejak 3 Mei 2018 dengan kegiatan lokakarya dan open forum. Acara waktu itu dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga.

Dalam RAT tersebut, sambung dia, seluruh pengurus dan pengawas memberikan laporan pertanggungjawaban terhadap keanggotaannya. Satu provinsi ada satu Puskopdit. Artinya, di seluruh Indonesia ada 36 puskopdit.

“Perkembangan koperasi kredit sudah cukup baik. Karena pengelolaannya tidak sesuai dengan  prinsip dan nilai koperasi. Keuntungannya adalah bentuk kebersamaan. Karena prinsipnya dari anggota oleh anggota dan untuk anggota,” terangnya.