Kondisi jembatan Jalan Baru dengan Terminal Pendopo.

Kondisi jembatan Jalan Baru dengan Terminal Pendopo.

PALI, HS – Seperti tidak digubris oleh petugas berwenang, kondisi jembatan penghubung antara wilayah Jalan Baru dengan Terminal Pendopo masih rusak dengan kiri kanan tidak terdapat lagi pembatas.

Kondisi itu tentu sangat membahayakan, karena tampak pada jembatan kecil di atas Sungai Abab Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat yang sudah satu bulan ini tidak diperbaiki.

Jembatan yang terbuat dari plat seng dan besi-besi itu tampak kiri dan kanannya tidak ada besi pembatas lagi. Lantaran, sekitar tiga minggu yang lalu ditimpa pohon yang tumbang akibat hujan deras.

Tidak hanya itu, tampak di tengah jembatan ada plat seng yang menganga. Kondisinya pun tajam dan sudah berkarat.

Meskipun lokasinya yang terletak tepat di sebelah kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten PALI, tak membuat jembatan itu segera diperbaiki. Bahkan terkesan dibiarkan.

Para pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas di atas jembatan itu.

Seperti yang diutarakan Zainuri (39) warga Jalan Baru kelurahan Talang Ubi Timur kecamatan Talang Ubi, Selasa (15/11). Zainuri yang setiap harinya menggunakan jembatan tersebut sangat mengeluhkan kondisi itu.

“Iyo dek, kondisi ini sudah hampir satu bulan. Tapi tidak ada perbaikan samo sekali dari pemerintah atau dinas terkait. Padahal, coba lihat sendiri, pembatas jembatan sudah tidak ada, kalau ada yang jatuh bagaimana. Apakah harus menunggu ada yang menjadi korban dahulu baru diperbaiki,” keluhnya.

Dirinya juga berharap Pemkab PALI bisa segera memperbaiki jembatan yang menjadi kebutuhan masyarakat Pendopo ini.

“Kalu nak muter lewat Talang Pipa, lumayan jauh jugo. Makonya, biar berbahaya tetap melintas di atas jembatan itu. Yang penting tetap hati-hati bae,” tambahnya.

Senada diungkapkan oleh Rozani tokoh masyarakat di kota Pendopo. Dirinya terpaksa lewat jalan memutar karena takut kalau melalui jembatan itu.

“Lebih baik muter, dari pada agek jatuh ke dalam Sungai Abab. Laju boleh musibah. Kalu siang mending, masih biso terlihat, cak mano kalu malam. Pasti lebih berbahayo lagi,” ungkap Rozani.

Rozani juga berharap kepada dinas terkait untuk segera memperbaiki jembatan yang sering dilalui masyarakat itu.

“Tapi meski kondisi jembatan itu berbahaya, masih banyak yang melalui jembatan itu. Semoga sebelum diperbaiki oleh pemerintah, tidak ada warga yang jatuh ke sungai,” harapnya. (MAN)