PALEMBANG, HS – Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan akan memberikan insentif berupa beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer yang ada di lingkungan Pemprov Sumsel.
“Pemberian insentif berupa beras ini merupakan wujud dari Pemprov Sumsel untuk memberikan komitmen kepada para petani,” katanya
Ia mengatakan, bahwa para petani saat panen harga sulit atau dijual rendah. Apalagi serapan bulog terbatas untuk itu Pemprov Sumsel akan membeli beras kepada para petani.
“Ini upaya mendorong semangat petani. Contoh sewaktu jadi Bupati saya serap beras petani dan bagikan ke PNS dan honorer. Mereka menerima itu,” ujarnya
Menurutnya tujuannya bukan memberikan beras ini pada aparatur saja tapi memberi semangat petani bahwa pemerintah punya perhatian pada petani. Sehingga spirit mereka terjaga karena mereka diperhatikan pemerintah.
Untuk diketahui, kualitas beras yang akan digunakan merupakan beras premium yang berasal dari Belitang terperincinya antara lain derajat sosoh 95 perse , broken 15 persen, kadar air 14 persen tidak berbau dan berkutu. Untuk harga sesuai HET Rp. 12.500 Kg atau sesuai kebijakan dari Gubernur Sumsel.
Berdasarkan program kerja penerbitan keputusan Gubernur tentang pemberian insentif beras bagi ASN dan Honorer, rencananya insentif beras akan diberikan masing-masing 10 Kg bagi lajang dan 20 Kg bagi yang berumah tangga.
Berdasarkan data yang diterima dari BPKAD Provinsi Sumsel 2018, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel sebanyak 15.329. Secara terperincinya antara lain berkeluarga sebanyak 11.267 orang dan yang belum berkeluarga sebanyak 4.062 orang, serta honorer sebanyak 2.074 orang.
“Untuk insentif beras ini tidak mengangu Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Dana untuk beras ini dialokasikan khusus dari dana APBD,” tutupnya