Muara Enim,HS- menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar tradisional Muaraenim dan Tanjung Enim mulai merangkak naik.

Kenaikan itu diketahui pada saat tim gabungan pemantau harga pasar dari Pemkab Muara Enim menjelang bulan Ramadhan. Tim tersebut teridiri dari Dinas Tanaman Pangan Hortikulturan dan Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Satpol PP.

Tim yang turun ke lapangan tersebut yakni Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Ir H Kani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Rutam Efendy, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Drs Syarfudin, Kepala Dinas Perikanan, Ir Teguh Sumitro dan Kepala Satpol PP, H Riswandar SH.

Pada monitoring tersebut, tim menjumpai beberapa kebutuhan pokok yang mulai mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Seperti daging sapi naik dari Rp 120 ribu menjadi Rp 130-135 ribu/kg.

Bawang putih melonjak cukup drastis dari Rp 48 ribu menjadi Rp 55 ribu/kg. Cabe merah keriting dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu/kg. Telur ayam dari Rp 20 ribu menjadi Rp 21-22 ribu/kg. Ayam potong dari Rp 30 ribu menjadi 35 ribu/kg.

Bawang merah dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu/kg. Sedangkan beberapa kebutuhan pokok lainnya masih setabil seperti minyak goreng Rp 13 ribu/kg, gula pasir Rp 12,500/kg. Beras dari berbagai merek berkisar dari 190 ribu sampai Rp 200 ribu/kampil ukuran 20 kg.

Sesuai penjelasan pedagang, harga bawang putih naik disebabkan, bawang putih impor dari China melalui Provinsi Lampung. Itu disebabkan kosongnya produksi bawang putih lokal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muara Enim, Rustam Efendy, mengatakan, untuk menekan kenaikan harga tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan merencanakan akan melakukan operasi pasar.

”Kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, akan diagakan operasi pasar dengan meminta pasokan dari Dolog,” jelasnya.(Edw)