PALEMBANG,HS – Untuk Mewujudkan ketahanan pangan nasional kepada para petani PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) saat ini terus memberikan pupuk urea subsidi kepada para petani yang menjadi tanggung jawab PT Pusri seperti didaerah, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Kalimantan Barat.

Untuk Sumsel sendiri PT Pusri Menyalurkan pupuk urea bersubsidi dan dibantu 34 distributor dengan pengecer sebanyak 646 kios dan ditunjang dengan 7 unit gudang dilini 3.

Empat gudang milik diantaranya Gudang Open Storage Komplek Pusri, GPP Palembang, GPP Martapura, dan GPP Lubuk Linggau sedangkan tiga gudang lainnya merupakan gudang sewa yang berda di Tanjung Api Api, Belitang Martapura dan Lahat. Guna membantu proses penyaluran urea bersubsidi di Provibsi Sumatera Selatan dan sekitarnya.

Untuk stok urea bersubsidi per 28 Desember untuk Provinsi Samatera Selatan yang tersebar di produsen, distributor dan pengecet yaitu sebesar 21.225 Ton.

“Ya, sesuai neraca stok diatas, kebutuhan urea sampai dengan 2 bulan kedepan dalam keadaan aman, karena stok yang disiapkan di gudang-gudang Lini III Wilayah Sumsel berada di atas ketentuan Permendag & Permentan ditambah stok urea curah di pabrik Palembang sebesar 123.001,34 ton dan urea sebesar 1.155,85 ton,” ujar  Sekretaris Perusahaan PT Pusri Palembang Triana Rospita

Ia juga mengatakan, untuk diketahui Neraca stok Desember 2017 sampai dengan Februari 2018.

“Desember stok awal 13.320, pengadaan 17.800, penjualan 13.388, stok akhir 17.732, ketentuan stok 13.266, Januari stok awal 17.732, pengadaan 15.000, penjualan 8.591, stok akhir 24.142, ketentuan stok 8.576, Februari stok awal 24.142, pengadaan. 10.000, penjualan 12.412, stok akhir 21.730, ketentuan stok 5.211,” jelasnya (MDN)