Lubuklinggau,HS- Sebanyak 3 Sekolah Sepakbola (SSB)  di Kabupaten Musi Rawas Utara mengikuti liga Kemenpora Usia 12 tahun zona Silampari di Taman Olahraga Silampari. Lubuklinggau,  Kamis (10/5)

Ketiganya mampu menunjukkan kelasnga kalau Kabupaten Musi Rawas Utara tidak boleh dipandang sebelah mata,  SSB Terusan bermain apik pada fase Grup,  sementara SSB Rawas Junior FC mampu tembus 8 besar,  sedangkan SSB Murexs bertengger di runner up. 

Pelatih SSB Rawas Junior FC,  Ahyarudin Setiawan didampingi Asisten Pelatih,  Bojan  menyatakan mereka melaksanakan pembinaan secara khusus dalam menghadapi liga Kemenpora. 

Dikatakannya beberapa tahap latihan dilaksanakan dari seleksi Awal sehingga terpilih tim inti maupun cadangan untuk mengikuti kompetisi.

Selain itu laga ujicoba juga terus dilaksanakan, alhasil anak-anaknya layak untuk mengikuti Liga Kemenpora.

“Setelah Kita nilai dari segi fisik,  tekhnik dan kekompakan Kita punya itu, makanya Kita warga Sorolangun Rawas ngirim anak-anak untuk ikut, “utaranya.

Sambung Ahyarudin masuk 8besar bukan Hal yang mudah mengingat zona Silampari diikuti  SSB Empat kabupaten/kota. 

Namun dia selalu menekankan kepada anak didiknya untuk bermain baik, bermental Baja dalam menghadapi lawan-lawan yang ada. 

Kedepannya ungkap Ahyarudin pembinaan akan terus dilaksanakan, Dia berharap ada dukungan pemerintah dalam mengembangkan olahraga Di Kabupaten Muratara 

Dia berharap ada kompetisi rutin di jenjang usia yang ada,  sehingga geliat SSB di Muratara dapat melahirkan Pemain sepakbola yang handal Dan profesional.

“Saya lihat banyak skil anak-anak di berbagai usia ini yang mumpuni, mereka perlu dibina dan ini hal yang positif dalam mendidik anak untuk berprestasi,”ungkap Ahyarudin.

Terpisah, Manager SSB Murexs, Hery Triwahyudi mengatakan keberhasilan SSB Murexs menjadi runner up merupakan kerja keras Pelatih, official,  anak didik selama ini yang terus berlatih.

“Anak-anak Kita sempat kita lakukan pemusatan latihan Dan Alhamdulillah mereka menikmati session latihan yang diberikan Pelatih,”ucapnya. 

Kedepannya dia berharap SSBnya dapat terus berbicara pada level regional seperti ini bahkan tingkat nasional.

Senada dengan Ahyarudin, Hery berharap Pemerintah juga memperhatikan geliat sepakbola sebagai olahraga yang paling digandrungi masyarakat Indonesia.

“Keberhasilan dalam seperti inikan turut juga dalam menduniakan Kabupaten Muratara yang punya segala potensinya,  Ayo Kita bangkit dengan sepakbola,”ajaknya.