PALEMBANG,HS – Nasib malang dialami Kiki,30. Warga Jalan Tangga Takat Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang ini terpaksa merelakan uang senilai Rp68 juta miliknya raib digondol kawanan pelaku pencurian, Senin (13/3).

Kejadian yang dialami Kiki berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika itu, Kiki baru saja hendak pulang usai mengambil ung tersebut di salah satu mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di kawasan Jalan Pangeran Ratu, Seberang Ulu 1.

Namun ketika dalam perjalanan, Kiki mendapatkan telepon dari seorang rekannya yang meminta korban untuk menunggu di depn Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang.

Saat berhenti di depan kantor tersebut, rupanya Kiki didatang oleh pria yang saat itu berboncengan dengan seorang peremuan dan anak kecil mengendarai sepeda motor.

Pria tersebut mengedor kaca mobil korban dan mengatakan jika jaket anaknya tersangkut di mobil korbn.

“Saya lagi di dalam mobil. Lalu ada bapak-bapak bonceng anak kecil dan ibu-ibu bilang kalau jaket anaknya nyangkut di pintu mobil saya. Dia minta saya turun krena motornya ke serempet juga di mobil saya,” ujarnya.

Tapi ketika korban turun, rupanya ada pelaku lain yang lngsung membuka pintu kiri mobilnya dan mengambil kantong plastik berisi uang yang diletakkan korban di jok kiri depan mobilnya.

“Saat saya turun, ada pelaku lain yang membuka pintu mobil saya dan langsung lari membawa uang saya senilai Rp 68 juta itu,” ungkapnya.

Korban mengatakan, dirinya sempat berteriak minta tolong. Hanya saja, saat kejadian jalanan tersebut justru sedang lengang.

“Pelaku langsung kabur dengan motor. Saya tak mampu untuk mengejarnya,” ujarnya yang masih dalam keadaan syok.

Dia mengatakan, sudah biasa mengambil uang di mesin ATM yang berada di dekat pasar induk Jakabaring. Uang tersebut rencananya akan digunakan.korban untuk bisnisnya.

“Mungkin saya sudah diintai pak, karena sebelum bertemu teman di Imigrasi saya ke mengambil uang di dekat pasar induk,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

“Anggota juga sudah ke lokasi kejadin. Masih akan di dallami dan mencari saksi-saksi di lapangan yng mungkin melihat kejadian itu, ” ujar Kasat. (Rey)