Launching Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kabupaten Muaraenim ditandai dengan pelepasan balon.

Launching Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kabupaten Muaraenim ditandai dengan pelepasan balon.

MUARAENIM, HS – Pemerintah Kabupaten Muaraenim melalui Dinas PU Cipta Karya bersama PT BA Tanjung Enim menggelar acara launching Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Acara ini berlangsung di halaman Fasos Tanjung Enim Kecamatan Lawang kidul, Kabupaten Muaraenim.

Launching KOTAKU ini menyusul sosialisasi dan workshop strategi komunikasi Program KOTAKU Kabupaten Muaraenim sebulan lalu yang merupakan program dari Kementerian PUPR sebagai keberlanjutan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan ( PNPM MP).

“Masyarakat berhak mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak sesuai diamanatkan dalam UUD 1945 sehingga secara lahir batin setiap orang berhak menciptakan lingkungan kesehatan. Untuk itu pemerintah menjadi nahkoda dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan kondisi tersebut,”  jelas Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Muaraenim, H Ramlan Suryadi ST MSi melalui Kepala Satuan Kerja Program Kotaku, Iskandar Z.

Selanjutnya program Kotaku atau kota tanpa kumuh secara nasional dilaksanakan di 269 kabupaten/kota di 34 provinsi, termasuk di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim.

“Bahwa indikator dari kondisi bangunan, seperti jalan dan drainase lingkungan, penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, limbah, pengamanan kebakaran dan ruang terbuka hijau, menjadi faktor penunjang dari kualitas kehidupan,” urainya.

Program  kotaku yang merupakan lanjutan dari Program PNPM MP ini, katanya berkait erat dengan peningkatan 100% air bersih, zero pemukiman kumuh dan 100% sanitasi layak hingga 2019.

Sementara itu, Camat Lawang Kidul, Drs Rahmad Noviar menyambut baik program kotaku yang direalisasikan di dua lokasi meliputi Kelurahan Pasar dan Desa Tegal Rejo.

“Dengan  telah di launching nya program ini diharapkan dapat mengurangi kawasan dan pemukiman kumuh, dan kepada masyarakat saya minta dukungan program ini agar dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (EDW)