Wakil Bupati Muaraenim, H Nurul Aman secara simbolis mengalungkan tanda peserta kepada anggota Linmas yang mengikuti pelatihan.

Wakil Bupati Muaraenim, H Nurul Aman secara simbolis mengalungkan tanda peserta kepada anggota Linmas yang mengikuti pelatihan.

MUARAENIM, HS – Kabupaten Muaraenim merekrut sebanyak 4.211 orang, sebagian anggota satuan Perlindungan Masyarakat (linmas) untuk menjaga keamanan di tingkat desa.

Sebanyak 4.211 orang ini direkrut dari 225 desa dan kelurahan yang tersebar dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Muaraenim. Mereka diberikan pelatihan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) setempat, Selasa (1/11) di GOR Pancasila Muaraenim.

Wakil Bupati Kabupaten Muaraenim, H Nurul Aman mengatakan, peranan Satlinmas tidak kalah pentingnya dengan peranan institusi kepolisian yang turut menjaga keamanan.

Belum lagi, saat ini rentan akan bencana alam, sehingga Linmas mempunyai peranan yang sangat penting.

“Situasi kondisi tanah air akhir-akhir ini rentan terhadap gangguan ketentraman masyarakat termasuk ancaman terjadinya bencana alam,” tegasnya.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan inovasi dan aktualisasi faktor pemberdayaan linmas desa dan kelurahan yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat melalui pendekatan yang persuasif , edukatif dan partisipasi,“ latnjutnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Linmas Muaraenim, Riswandar SH mengatakan, peserta pelatihan sebanyak 150 merupakan angkatan ke IV, yang dilaksanakan selama lima hari 1-4 Nopember ini.

“Terbentuknya Linmas Kabupaten Muaraenim merupakan urutan ke tiga se Indonesia setelah di launching pada bulan Juli lalu. Kita harapkan agar personil yang sudah diberikan pelatihan dapat lebih profesional,” tegas Riswandar. (EDW)