Sistem parkir meter telah lebih dulu diterapkan di kawasan bawah jembatan Ampera pada 2016 lalu.

PALEMBANG, HS – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perhubungan Kota Palembang, dalam memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pakir. Pemkot Palembang akan kembali memberlakukan sistem parkir berbasis elektronik yakni mobile elektronics di 34 ruas jalan di Palembang.

Hal ini diungkap oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kurniawan melalui Kepala bidang Pengawasan, Pengendalian, dan Operasional Martha, yang tengah melakukan studi banding tentang elektronik parkir di DKI Jakarta.

“Kami akan mengimplementasikan mobile elektronik parkir ini pada bulan April mendatang,” ungkap Martha, Kamis (30/3) via telepon.

Ia menyebutkan, ada 34 titik ruas jalan yang akan menggunakan sistem parkir mobile elektronics. Diantaranya Jalan Kolonel Atmo, Jalan Letkol Iskandar, Jalan Beringin Janggut, Jalan Rustam Efendi dan seterusnya.

“Kawasan tersebut termasuk potensial dalam PAD parkir,” katanya.

Martha mengungkapkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum menerapkan sistem parkir di lokasi tersebut.

“Sebelum penerapan kami akan sosialisasi dahulu lah, agar masyarakat dan pihak lain nya mengetahui apa yang dicanangkan Pemkot. Setelah masyarakat dan pihak lainnya sudah mengetahui apa yang diprogramkan, dipastikan langsung lakukan penerapan,” terangnya.

Menurut Martha, mobile elektronics parkir memiiki sejumlah manfaat. Diantaranya, pelayanan masyarakat lebih baik, kendaraan parkir lebih tertib, kesejahteraan juru parkir lebih baik dan meningkatkan PAD kota Palembang di bidang perparkiran.

“Juru Parkir masih ada, dalam mengawasi kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Palembang sendiri sudah menerapkan elektronics parkir sejak satu tahun yang lalu, namun pemberlakuannya hanya di kawasan Taman Nusa Indah, bawah Jembatan Ampera.

“Baru satu tempat diterapkan yakni di kawasan bawah Jembatan Ampera,” singkatnya.(ATM)